Kamis, 02 Januari 2014

Bahan Ajar Pencernaan


Makanan sehat, syarat:
1.      Higienis = tidak mengandung kuman penyakit
2.      Bergizi = mengandung
a.       Karbohidrat
·         Unsur penyusun = C, O, H
·         Energi = 4 kalori
·         Sumber = beras, jagung, gandum
·         Fungsi = sumber energi utama, bahan dasar pembentuk lemak dan protein, membentuk cadangan energi dalam bentuk glikogen hati dan otot, memberi rasa kenyang
b.      Lemak
·         Unsur  = C, O, H
·         Energi = 9 kalori
·         Sumber
-          Lemak nabati = alpukat, kacang-kacangan, durian
-          Lemak hewani= susu, daging, kuning telur
·         Fungsi = sumber energi kedua setelah karbohidrat, pelindung tubuh, pembentuk postur tubuh, pelarut vitamin A, D, E, dan K, bantalan untuk organ penting seperti mata dan ginjal
c.       Protein
·         Unsur  = C, O, H, N, S, P
·         Energi = 4 kalori
·         Sumber
-          Protein nabati = tahu, tempe, kacang-kacangan
-          Protein hewani= susu, ikan, telur
·         Fungsi = sumber energi cadangan setelah karbohidrat dan lemak, memperbaiki dan membentuk jaringan baru, pembangun tubuh
d.      Mineral

Mineral
Sumber
Fungsi
Defisiensi
Natrium (Na)
Garam dapur
Memelihara keseimbangan air dalam tubuh dan pH
Gangguan jantung dan ginjal, kelelahan dan kejang otot
Kalium (K)
Daging dan buah
Memelihara keseimbangan air dan denyut jantung
Gangguan pernapasan, denyut jantung tidak normal
Calcium (Ca)
Susu, sereal, ikan, kerang
Bahan pembentuk tulang, memelihara tulang dan gigi, proses pembekuan darah
Tulang menjadi rapuh, pembekuan darah lambat, rachitis
Zat besi (Fe)
Daging, sereal, sayur, buah, telur
Membentuk Hb, mengatur reaksi kimia dalam tubuh
Anemia, lesu, pusing
Yodium (I)
Ikan dan garam dapur
Membantu kelenjar tiroid
Penyakit gondok, kretinisme pada anak
Fluor (F)
Ikan, susu, kuning telur, garam
Menguatkan tulang dan gigi
Kerusakan gigi

e.       Vitamin
Diperlukan dalam jumlah sedikit dan langsung diserap tubuh tanpa dicerna
Macam vitamin:
·         Vitamin larut dalam air
Vitamin
Sumber
Fungsi
Defisiensi
Vitamin B1
Hati, kecambah, telur
Metabolisme karbohidrat
Beri-beri, gangguan saraf
Vitamin B2
Telur dan susu
Metabolisme energi dan protein
Peradangan kulit dan kornea
Vitamin B6
Sayur hijau, kacang hijau, hati, daging, susu
Metabolisme energi dan protein
Peradangan kulit dan anemia
Vitamin B12
Daging, hati, telur, ikan, susu
Sintesis DNA
Kelelahan, anemia
Vitamin C
Buah dan sayur hijau
Pembentukan kolagen dan substansi intraseluler
Sariawan dan perdarahan kulit

·         Vitamin larut dalam lemak

Vitamin
Sumber
Fungsi
Defisiensi
Vitamin A
Susu, telur, mentega
Diperlukan oleh semua sel tubuh yang aktif termasuk kulit dan mata
Rabun senja, kornea rusak, kulit bersisik
Vitamin D
Ikan, susu, telur
Absorbsi kalsium, pertumbuhan dan pemeliharaan tulang
Rachitis, osteoporosis
Vitamin E
Kecambah dan susu
Mencegah pendarahan, mengatur pembelahan sel
Keguguran, kemandulan, layu otot
Vitamin K
Daging, sayur, ragi
Pembentukan protombin, proses penggumpalan darah
Darah sukar membeku

f.       Air
Mempercepat reaksi kimia dalam tubuh, menjaga suhu tubuh, membuang zat sisa dari dala tubuh
g.      Serat
Merangsang aktifitas saluran usus, menurunkan berat badan

UJI KUALITAS MAKANAN
Zat makanan
Reagen
Warna akhir
Amilum/karbohidrat
Lugol
Biru tua
Glukosa
Benedict/Fehling A+B
Merah bata
Protein
Biuret
Ungu
Vitamin C
Lugol
Warna lugol hilang
Lemak
Kertas buram/Koran
Bekas transparan

Zat aditif pada makanan

Bahan-bahan yang dengan sengaja ditambahkan kedalam makanan dalam jumlah sedikit untuk memperbaiki warna, bentuk, rasa, tekstur, atau memperpanjang masa simpan, macam :
·         Bahan pewarna (daun pandan dan tartazin)
·         Bahan penyedap (bawang merah dan MSG)
·         Bahan pemanis (gula dan sakarin)
·         Bahan pengawet (garam dan asam benzoat)
Organ pencernaan
1.      Rongga mulut (pencernaan mekanik dan kimiawi), terdapat:
a.       Lidah
Membantu berbicara, indra pengecap, membantu menelan dan mengatur letak makanan
b.      Kelenjar ludah
Menghasilkan air ludah yang mengandung enzim ptialin yang berfungsi mengubah karbohidrat menjadi maltosa
c.       Gigi
Macam:
·         Seri = menggigit dan memotong makanan
·         Taring = merobek makanan
·         Geraham = menggilas makanan
       Rumus gigi
Gigi anak-anak/gigi susu = 212 (20 buah)
Gigi dewasa = 2123 (32 buah)
2.      Kerongkongan
Gerak peristaltik
Gerak meremas dan mendorong makanan masuk kedalam lambung
3.      Lambung (pencernaan mekanik dan kimiawi)
Terdapat enzim :
·         Pepsin = mengubah protein menjadi pepton
·         Renin = menggumpalkan protein/kasein susu
Terdapat juga:
HCl/ asam klorida = membunuh bibit penyakit yang masuk bersama makanan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
4.      Usus halus, tersusun atas :
a.    Usus 12 jari (duodenum)
Terdapat: Saluran empedu menghasilkan getah empedu untuk mengemulsi lemak
         Saluran pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim
·         Amilase = mengubah maltose menjadi glukosa
·         Lipase = mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
·         Tripsin = mengubah pepton menjadi asam amino
    Terdapat juga: Ion bikarbonat = melindungi duodenum (menetralkan asam lambung)
b.    Usus kosong (jejenum)
Tempat pencernaan makanan terakhir sebelum sari makanan diserap
c.    Usus penyerapan (ileum)
Terdapat: Jonjot-jonjot untuk memperluas bidang penyerapan
Pembuluh kill/pembuluh getah bening = mengangkut asam lemak dan gliserol
Pembuluh kapiler darah = mengangkut sari makanan (asam amino, glukosa, mineral, dan vitamin)
5.      Usus besar
Mengatur kadar air pada sisa makanan
Terdapat bakteri Escherichia coli yang bermanfaat untuk membusukan sisa makanan dan sintesis vitamin K
6.      Rektum
7.      Anus

Gangguan pada sistem pencernaan
Istilah
Pernyataan
a.       Konstipasi
Penyerapan air di usus besar berlebih akibatnya feses menjadi keras
b.      Parotitis
     Gangguan pada kelenjar parotid yang membengkak, biasa disebut penyakit gondong
c.       Kolik
     Gangguan lambung yang disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang pedas
      Apendiksitis                                                
     Umbai cacing mengalami peradarangan akibat infeksi bakteri
      Maag
     Produksi asam lambung berlebih, gejalanya terasa mual dan perih pada lambung
      Gastritis
     Infeksi mukosa lambung yang disebabkan oleh bakteri mukosa lambung


d.      Diare
     Terganggunya penyerapan air pada usus besar yang disebabkan oleh bakteri atau infeksi kuman sehingga feses menjadi encer




GAGASAN MELAHIRKAN TUJUAN, TUJUAN MELAHIRKAN TINDAKAN, TINDAKAN MELAHIRKAN KEBIASAAN, KEBIASAAN MENCETAK KARAKTER, DAN KARAKTER MEMBENTUK NASIB

Bahan Ajar Pencernaan

Kamis, 02 Januari 2014 - -


Makanan sehat, syarat:
1.      Higienis = tidak mengandung kuman penyakit
2.      Bergizi = mengandung
a.       Karbohidrat
·         Unsur penyusun = C, O, H
·         Energi = 4 kalori
·         Sumber = beras, jagung, gandum
·         Fungsi = sumber energi utama, bahan dasar pembentuk lemak dan protein, membentuk cadangan energi dalam bentuk glikogen hati dan otot, memberi rasa kenyang
b.      Lemak
·         Unsur  = C, O, H
·         Energi = 9 kalori
·         Sumber
-          Lemak nabati = alpukat, kacang-kacangan, durian
-          Lemak hewani= susu, daging, kuning telur
·         Fungsi = sumber energi kedua setelah karbohidrat, pelindung tubuh, pembentuk postur tubuh, pelarut vitamin A, D, E, dan K, bantalan untuk organ penting seperti mata dan ginjal
c.       Protein
·         Unsur  = C, O, H, N, S, P
·         Energi = 4 kalori
·         Sumber
-          Protein nabati = tahu, tempe, kacang-kacangan
-          Protein hewani= susu, ikan, telur
·         Fungsi = sumber energi cadangan setelah karbohidrat dan lemak, memperbaiki dan membentuk jaringan baru, pembangun tubuh
d.      Mineral

Mineral
Sumber
Fungsi
Defisiensi
Natrium (Na)
Garam dapur
Memelihara keseimbangan air dalam tubuh dan pH
Gangguan jantung dan ginjal, kelelahan dan kejang otot
Kalium (K)
Daging dan buah
Memelihara keseimbangan air dan denyut jantung
Gangguan pernapasan, denyut jantung tidak normal
Calcium (Ca)
Susu, sereal, ikan, kerang
Bahan pembentuk tulang, memelihara tulang dan gigi, proses pembekuan darah
Tulang menjadi rapuh, pembekuan darah lambat, rachitis
Zat besi (Fe)
Daging, sereal, sayur, buah, telur
Membentuk Hb, mengatur reaksi kimia dalam tubuh
Anemia, lesu, pusing
Yodium (I)
Ikan dan garam dapur
Membantu kelenjar tiroid
Penyakit gondok, kretinisme pada anak
Fluor (F)
Ikan, susu, kuning telur, garam
Menguatkan tulang dan gigi
Kerusakan gigi

e.       Vitamin
Diperlukan dalam jumlah sedikit dan langsung diserap tubuh tanpa dicerna
Macam vitamin:
·         Vitamin larut dalam air
Vitamin
Sumber
Fungsi
Defisiensi
Vitamin B1
Hati, kecambah, telur
Metabolisme karbohidrat
Beri-beri, gangguan saraf
Vitamin B2
Telur dan susu
Metabolisme energi dan protein
Peradangan kulit dan kornea
Vitamin B6
Sayur hijau, kacang hijau, hati, daging, susu
Metabolisme energi dan protein
Peradangan kulit dan anemia
Vitamin B12
Daging, hati, telur, ikan, susu
Sintesis DNA
Kelelahan, anemia
Vitamin C
Buah dan sayur hijau
Pembentukan kolagen dan substansi intraseluler
Sariawan dan perdarahan kulit

·         Vitamin larut dalam lemak

Vitamin
Sumber
Fungsi
Defisiensi
Vitamin A
Susu, telur, mentega
Diperlukan oleh semua sel tubuh yang aktif termasuk kulit dan mata
Rabun senja, kornea rusak, kulit bersisik
Vitamin D
Ikan, susu, telur
Absorbsi kalsium, pertumbuhan dan pemeliharaan tulang
Rachitis, osteoporosis
Vitamin E
Kecambah dan susu
Mencegah pendarahan, mengatur pembelahan sel
Keguguran, kemandulan, layu otot
Vitamin K
Daging, sayur, ragi
Pembentukan protombin, proses penggumpalan darah
Darah sukar membeku

f.       Air
Mempercepat reaksi kimia dalam tubuh, menjaga suhu tubuh, membuang zat sisa dari dala tubuh
g.      Serat
Merangsang aktifitas saluran usus, menurunkan berat badan

UJI KUALITAS MAKANAN
Zat makanan
Reagen
Warna akhir
Amilum/karbohidrat
Lugol
Biru tua
Glukosa
Benedict/Fehling A+B
Merah bata
Protein
Biuret
Ungu
Vitamin C
Lugol
Warna lugol hilang
Lemak
Kertas buram/Koran
Bekas transparan

Zat aditif pada makanan

Bahan-bahan yang dengan sengaja ditambahkan kedalam makanan dalam jumlah sedikit untuk memperbaiki warna, bentuk, rasa, tekstur, atau memperpanjang masa simpan, macam :
·         Bahan pewarna (daun pandan dan tartazin)
·         Bahan penyedap (bawang merah dan MSG)
·         Bahan pemanis (gula dan sakarin)
·         Bahan pengawet (garam dan asam benzoat)
Organ pencernaan
1.      Rongga mulut (pencernaan mekanik dan kimiawi), terdapat:
a.       Lidah
Membantu berbicara, indra pengecap, membantu menelan dan mengatur letak makanan
b.      Kelenjar ludah
Menghasilkan air ludah yang mengandung enzim ptialin yang berfungsi mengubah karbohidrat menjadi maltosa
c.       Gigi
Macam:
·         Seri = menggigit dan memotong makanan
·         Taring = merobek makanan
·         Geraham = menggilas makanan
       Rumus gigi
Gigi anak-anak/gigi susu = 212 (20 buah)
Gigi dewasa = 2123 (32 buah)
2.      Kerongkongan
Gerak peristaltik
Gerak meremas dan mendorong makanan masuk kedalam lambung
3.      Lambung (pencernaan mekanik dan kimiawi)
Terdapat enzim :
·         Pepsin = mengubah protein menjadi pepton
·         Renin = menggumpalkan protein/kasein susu
Terdapat juga:
HCl/ asam klorida = membunuh bibit penyakit yang masuk bersama makanan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin
4.      Usus halus, tersusun atas :
a.    Usus 12 jari (duodenum)
Terdapat: Saluran empedu menghasilkan getah empedu untuk mengemulsi lemak
         Saluran pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim
·         Amilase = mengubah maltose menjadi glukosa
·         Lipase = mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol
·         Tripsin = mengubah pepton menjadi asam amino
    Terdapat juga: Ion bikarbonat = melindungi duodenum (menetralkan asam lambung)
b.    Usus kosong (jejenum)
Tempat pencernaan makanan terakhir sebelum sari makanan diserap
c.    Usus penyerapan (ileum)
Terdapat: Jonjot-jonjot untuk memperluas bidang penyerapan
Pembuluh kill/pembuluh getah bening = mengangkut asam lemak dan gliserol
Pembuluh kapiler darah = mengangkut sari makanan (asam amino, glukosa, mineral, dan vitamin)
5.      Usus besar
Mengatur kadar air pada sisa makanan
Terdapat bakteri Escherichia coli yang bermanfaat untuk membusukan sisa makanan dan sintesis vitamin K
6.      Rektum
7.      Anus

Gangguan pada sistem pencernaan
Istilah
Pernyataan
a.       Konstipasi
Penyerapan air di usus besar berlebih akibatnya feses menjadi keras
b.      Parotitis
     Gangguan pada kelenjar parotid yang membengkak, biasa disebut penyakit gondong
c.       Kolik
     Gangguan lambung yang disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang pedas
      Apendiksitis                                                
     Umbai cacing mengalami peradarangan akibat infeksi bakteri
      Maag
     Produksi asam lambung berlebih, gejalanya terasa mual dan perih pada lambung
      Gastritis
     Infeksi mukosa lambung yang disebabkan oleh bakteri mukosa lambung


d.      Diare
     Terganggunya penyerapan air pada usus besar yang disebabkan oleh bakteri atau infeksi kuman sehingga feses menjadi encer




GAGASAN MELAHIRKAN TUJUAN, TUJUAN MELAHIRKAN TINDAKAN, TINDAKAN MELAHIRKAN KEBIASAAN, KEBIASAAN MENCETAK KARAKTER, DAN KARAKTER MEMBENTUK NASIB

This entry was posted on 1/02/2014 12:36:00 AM You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. or trackback from your own site.