Selasa, 05 November 2013

Menunggu lagi..



Apakah memang harus seperti ini,
Harus menunggu lagi?
Ini terjadi karena apa?
Karena koordinasi kurang?
Atau karena apa sesungguhnya?
Kadang Aku berpikir untuk datang telat,

Rabu, 23 Oktober 2013

Hubungan Empat Keterampilan Berbahasa

Terdapat empat jenis keterampilan berbahasa yakni menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Keempat keterampilan berbahasa ini memiliki persamaan dan perbedaan dengan yang lainnya.

a.    Hubungan antara Membaca dengan Menyimak
·         Persamaan
1.      Keduanya bersifat apresiatif
2.      Keduanya bersifat reseptif artinya menerima informasi dari sumber
3.      Keduanya bersifat fungsional
·         Perbedaan
1.      Membaca melakukan kegiatan komunikasi secara tidak langsung sedangkan menyimak melakukan komunikasi secara langsung
2.      Media yang digunakan dalam kegiatan menyimak adalah secara lisan (hasil kegiatan berbicara) sedangkan membaca menggunakan media tulisan (hasil kegiatan menulis)
Adapun hubungan antara tujuan menyimak daan kegiatan membaca menurut Anderson 1972; 76-77 adalah
Ø  Tujuan Menyimak
1.      Untuk membedakan dan menemukan unsure-unsur fonetik dan struktur kata lisan
2.      Untuk menemukan dan memperkenalkan bunyi-bunyi, kata-kata atau ide-ide baru pada penyimak
3.      Menyimak secara terperinci agar dapat menginterpretasikan ide pokok dan menanggapinya secara tepat
4.      Menyimak ide utama yang dinyatakan dalam kalimat topic atau kalimat petunjuk
Ø  Kegiatan Membaca
1.      Mempergunakan cuplikan-cuplikan yang mengandung kata-kata yang bersajak
2.      Membaca nyaring, langsung atau buatan. Dalam hal ini rekaman dapat digunakan
3.      Sesudah menyimak menunjukkan ide pokok beserta detail-detail yang terpancar darinya
4.      Memahami kalimat penunjuk itu terjadi dalam posisi yang beraneka ragam
b.    Hubungan antara Berbicara dan Membaca
·         Persamaan
Keduanya merupakan keterampilan berbahasa
·         Perbedaan
1.      Berbicara bersifat langsung sedangkan membaca bersifat tak langsung
2.      Berbicara bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif
3.      Berbicara bersifat ekspresif sedangkan membaca bersifat apresiatif dan fungsional
4.      Berbicara melakukan kegiatan komunikasi secara langsung sedangkan membaca melakukan komunikasi secara tak langsung
5.      Media yang digunakan dalam kegiatan berbicara adalah secara sedangkan membaca menggunakan media tulisan
c.    Hubungan antara Menulis dan Membaca
·         Persamaan
1.      Keduanya bersifat tak langsung
2.      Keduanya melakukan komunikasi secar ridak tatap muka
3.      Keduanya menggunakan media tulisan
·         Perbedaan
1.      Menulis bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif
2.      Menulis bersifat ekspresif sedangkan membaca bersifat apresiatif

Minggu, 13 Oktober 2013

Coretan Malam (awal hari)


Untuk beberapa kalinya aku mencoba tidak tidir di malam ini karena banyaknya tugas yang belum terselesaikan, salah satunya yaitu tugas membuat puisi esai yang harus dikumpulkan tanggal 22 oktober, puisi esai ini nantinya digunakan untuk syarat tugas mendapat nilai dalam UTS. Sekarang tanggal 14, iyah sudah sangat dekat dalam pembuatannya dengan kriteria karakter minimal jumlah 10.000, mantap kan, itu skitar 15 halaman.. dan ini belum mulai mengerjakan, baru membaca contoh-contoh dari puisi esai tersebut. Oh tugas puisi ini untuk memenuhi tugas MK PPSD yang diampu oleh ibu dosen, pada hari rabu lalu.. sepertinya kuliah itu memang penuh dengan tugas dan tugas belum lagi ditambah dengan kegiatan diluar kuliah dari lingkungan kost, dan amanah-amanah dari UKM-UKM yang diikuti: KOMI, Taekwondo, dan Paduan Suara (amazing voice), belum ditulis dengan amanah ketua kelas juga..heh... kadang aku berpikir untuk melarikan diri sejenak dari semua amanah yang kadang terjadi masalah, tetapi niat itu Alhamdulillah tak terlaksana teringat pesan dan motivasi dari teman-teman FSLDK(Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus) pada saat rapat tentang mentoring PGSD UPY 2013. Dalam kepanitiaan ini atau Tim AAI(Asisitensi Agama Islam) aku di tunjuk jadi koordinator, ya kemarin waktu penunjukan ada yang bilang karena aku wakil ketua KOMI, jadi alangkah baiknya Lutfi Cahyadi saja yang jadi koordinator, Pak wakil ketua KOMI.. jujur waktu awal-awal sempat kacau pikiran dan merasa terganggu kejiwaanku, ya mungkin karena banyaknya amanah yang datang menghampiriku, padatnya aktifitas ini tidak aku sampaikan kepada orang tuaku, kalau aku ceritakan kesibukan-kesibukan ini bisa jadi aku tak diizinkan mengikuti kegiatan-kegiatan selain kuliah, coz mereka takut kuliahku terganggu. Hal itu pula pernah aku ceritakan kepada teman-teman seniorku yang menginginkan aku menjadi ketua KOMI periode berikutnya, “aku pengen belajar organisasi, tapi misal jadi ketua saya belum siap ms,, saya masih banyak kekurangan, masih perlu belajar banyak, ini juga lagi belajar membagi waktu, karena saya tak ingin mengecewakan orang tua untuk yang sekian kalinya, tau gak? Saat ini Bapakku membiayai kuliah 3 orang, dan 1 adikku masih SD kelas 5, dan tau gak?? Dari ketiga yang kuliah itu hanya aku yang kuliah di PTS UPY, kakak selisih umur 4 tahun denganku dan adikku yang hanya selisih 2 tahun denganku di UNS, salah satunya itu yang aku maksud dengan selalu mengecewakan orang tua, padahal dulu aku juga mengikuti persiapan menghadapi SNMPTN selama 1 bulan. Yaah tetapi ada daya Allah mempunyai kehendak/rencana lain yang pastinya lebih baik,, Aku Yakin!............. bayangkan sedikitnya sudah 3 jalur aku tempuh sebelum daftar di UPY, dari jalur undangan, snmptn, dan swadana, semuanya itu kuramg beruntung. Sungguh aku menyesal tentang semua yang telah ku lakukan, tetapi aku ini memang masih mudah terbawa arus, ketika tampil bisa positif, tetapi ketika dibelakang sendirian tak ada manusia seorangpun aku kembali emlakukan hal-hal yang tak baik... astaghfirullah,,, begitu banyak dosa hambaMu ini Ya Rabb..... Istiqamahkanlah hati dan diri ini untuk selalu dijalan Dakwah Mu,,,,,, sungguh menginginkan bahagia dunia dan akhirat......jam menunjukan pukul 01;52.... ya saya akan mencoba membuat karya puisi esai....... terimakasih tadi ukhty sudah mau membalas smsku... mungkin suatu saat kau akan membaca coretan ini..... sampai detik ini masih sama, dan tetap sama, semoga keinginan kita terwujud... (L.A), Aamiin...
@ikhtiar bersama, untuk tujuan yang sama, Allah yang paling utama. J

Jumat, 11 Oktober 2013

antre seleksi padus upy

hari ni jumat, 11 oktober 2013,,,,,,
ikut menunggu pemanggilan utk seleksi padus,, gak yakin sh ikut ni,, misal ntar dtrima jg gak maximal,,, cos lg bagi2 waktu utk bljr,,,, nyoba ikut karena nanti kalo ktrima kan bisa belajar tentang suara, n nantinya bisa dipake waktu ngajar di SD, sbg additional skill, bismillah,,,, jika memang Allah menghendaki aku ikut,, yappss kan ku cobaa, meski gak banyak tmn laki2 yang ikut,, wah ya mungkin karena malu,, jujur saya juga malu. hehewww........ ni lagi nungu sama mbak meila yang satu kelas,,,,,, ganbatte!!!!!! :D @auditorium

Senin, 30 September 2013

Tidak tidur karena tugas belum selesai

 pada hari ini, selasa 1 oktober 2013 aku merasakan kurang enak badan (kurang fit) hal ini terjadi karena semalaman tadi aku tidak tidur karena banyaknya tugas yang masih menumpuk dan belum terselesaikan. ku merasakan lemas dan sedikit mengantuk... tapi dengan aku tidak tidur seharian aku jadi tidak telat datang ke kampus untuk kuliah MK B.I.3 pukul 07.00, sehingga bisa hadir lebih awal dan memimpin doa sebelum belajar pagi ini. kegiatan perkuliahan pada hari ini yaitu tentang menyimak: tadi waktu awal-awal mas robi (teman senior) maju ke depan kelas untuk membacakan hasil rangkuman ataupun hasil menyikmanya dipaparkan kepada teman-teman di kelas, meski dalam keadaan kurang fit aku mencoba untuk menyimak apa yang dibicarakan mas robi.. dalam menyimak ini pun benar-benar kurang konsentrasi ya memang karena konsdisi fisik sangat berpengaruh pada saat kegiatan menyimak.tak kuduga ternyata setelah mas robi membacakan ceritanya itu aku dan teman-teman mendapat tugas dari bu dosen untuk menuliskan kembali ataupun menuliskan apa yang di dengar/dimengerti pada saat mas robi berbicara di depan tadi... errrrggghhhh....... dalam hati. selembar kertas folio pun mulai dibagikan oleh ibu dosen, pada smester lalu aku mendapat nilai B+ dari dosen ini... ya karena semester lalu kurang maksimal dan aku anggap 2 semester yang lalu sebagai pengenalan terhadap apa yang dimaksud kuliah ataupun kegiatan-kegiatan yang ada dalam perkuliahan termasuk UKM. pada saat ku mengetik ini.. ada suara teman yang memanggilku untuk mengerjakan tugas IPA..... yooopppppsssss... pause dulu sampai sini.

Minggu, 08 September 2013

BELAJAR ADALAH KEBUTUHANKU



A.     Perhatian Islam Terhadap IlmuManusia tidak akan pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengan sempurna selain Islam. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan, mengajak umatnya untuk menuntut, mempelajari, mengamalkan, dan sekaligus mengajarkan ilmu. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. Islam juga sangat menghormati dan menghargai Ahlul ‘Ilmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur’an, dinyatakan bahwa kata ‘ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali, dan kata-kata yang terbentuk dari kata-kata tersebut (seperti a’lamu, ya’lamuna dst.) disebutkan beratus-ratus kali. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. Ajaran yang menjadikan mereka lebih memahami kebenaran dan kebatilan. Mereka dapat mengetahui hakikat kehidupan yang sebenarnya.B.     Aspek-Aspek Ilmu
Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang.1.    Aspek wahyu IlahiIlmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia, yaitu: dari mana, ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya, arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. Ia akan mengetahui dirinya  dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. Aspek inilah yang pertama kali disebut ’ilmu’ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr.2.    Aspek Humaniora (Manusia) dan  kajian-kajian yang berkaitan dengannya
Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi, politik dan sebagainya.3.    Aspek materialYaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini, baik di udara, darat, maupun di dalam bumi seperti fisika, kima, biologi, astronomi, dsb.Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya (QS. Ali Imran:190-191)C.     Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu
Al Qur’an adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu, memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. Sebagaimana Allah menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitab-Nya dan merinci ayat-ayat-Nya bagi orang-orang yang mengetahui.Dalam Al Qur’an surat Ali ‘imran:18 Allah memulai pernyataan dari diri-Nya, memuji para Malaikat-Nya dan orang yang diberi ilmu. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar, yaitu masalah keesaan.Allah SWT dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu:1.      Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui.(QS. Al Az Zumar:9)
2.      Kebodohan sejajar dengan buta, ilmu sejajar dengan melihat, hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan.(QS. Al Fathir: 19-22)
3.      Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. (QS. Al Fathir:28)
D.    Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku
1.      Ilmu memberi petunjuk kepada imanIlmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam (QS. Al Mujadilah:11), bahkan Al-qur’an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (QS. Al Hajj:54; Saba’:6)2.       Ilmu adalah penuntun amal
Ilmulah yang menuntun, menunjuki, dan membimbing seseorang kepada amal (QS. Muhammad:19). Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima, sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak (QS. An Maidah:27). Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu.Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi, yaitu: ilmu, perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku, perilaku mendorong amal).Kelebihan ilmu dari ibadahDalam hadits Huzaifah dan Sa'ad, Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah, dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara’. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam al-Miftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah”
E.      Perintah Mencari IlmuAllah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Lalu Ia memberinya perangkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar. Banyak hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu:“Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). Termasuk di dalamnya menghafal, menelaah, mengkaji, berjalan menuju majelis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayap-sayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareana ridha terhadap apa yang diperbuatnya.
Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidzir dalam surat Al- Kahfi)1.      Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan.
2.      Bersikap baik terhadapr guru, memuliakan dan menghormatinya (Al Kahfi:66).
3.      Sabar  terhadap guru (QS. Al Kahfi:67-70).
4.      Tidak pernah kenyang mencari ilmu (QS. Thahaa:114).
Diniatkan karena Allah. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabilillah. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh  dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. Barang siapa berbuat demikian, maka nerakalah baginya.”
Hak-hak ilmu atas Pemiliknya1.      Mengerti dan memahami
2.      Beramal berdasarkan ilmu yang dimiliki
3.      Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain
4.      Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya
5.      Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki
REFERENSITanbihul Ghofilin, Abullaits As-Samarqandi
Pembersih Jiwa, Al-Ghazali
Kepada Murid-muridku, Al-Ghazali
Ta'limul Muta'alim, Syaikh Az-Zarnuzy
Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah, Dr. Yusuf Qardhawi
Rosulullah dan Ilmu Eksperimen, Dr. Yusuf Qardhawi

Sabtu, 07 September 2013

Cerpen

Berharap Kau Kembali

Karya Lutfi Cahyadi A4-12 PGSD

Di malam yang gelap ini ku merenung “Apakah aku masih diberi kesempatan bernafas sampai esok pagi, ya semoga masih bias ketemu dengan hari esok, Aamiin”. Ucapku dalam hati dengan terus disambung dengan doa sebelum tidur. Akhirnya akupun tertidur sekitar pukul 23:30. Alhamdulillah di keadaan yang kurang sehat aku masih bisa tidur meskipun kurang nyenyak.  Dalam tidurku yang kurang nyenyak ini ku mendengar suara seperti memanggilku, “Fi, Lutfi?” suara itu terus menerus berulang hingga ku terbangun dari tidur ini, Aku merasa takasing lagi dengan suara itu, Ya wajar saja karena itu suara Bapak yang membangunkanku untuk melaksanakan ibadah solat subuh berjamaah. “Cepat bangun, Berwudhu, solat Subuh Jamaah” ucap bapak kepada ku ketika mata ini terbuka.“Nggeh-nggeh pak” jawabku memakai nada mengantuk.Kulangkahkan kaki ini ke tempat wudhu dekat kamar mandi.Ketika ku melihat jam dinding sudah pukul 04:20 aku merasa sangat singkat sekali tidurku malamini, ya mungkin karena kurang nyenyaknya tidurku tadi malam.Bukan hanya aku yang dibangunkan, tapi semuanya yaitu kakak dan adikku. Setelah berwudhu akupun langsung menuju ruangan depan untuk melaksanakan solat jamaah. “Subhanallah wal hamdulillah wala illaha ilallahu allahuakbar” Ibu, Bapak dan Aku membaca lafadz itu berulang-ulang dalam menunggu kakak dan adikku berwudhu.Ketika semua anggota keluarga sudah berkumpul, solat Subuh jamaahpun langsung dilaksanakan, sebelumnya langsung aku ambil alih untuk Iqamat.“Alhamdulillah, terimakasih YaAllah yang telah memberi kesempatan hamba Mu ini hidup sampai pagi ini, semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin, Aamiin” ucap doaku setelah selesai melaksanakan ibadah Solat Subuh.Ya itu merupakan salah satu doaku, “Kalau setelah Subuh ataupun waktu Subuh jangan tidur lagi karena kurang baik untuk kesehatan” salah satu pesan Ibu yang selalu ku ingat.“Ayo Fi, kita tadarus bareng?” ajakan dari Mas Dayat kakakku.“Ya, Siap Mas” jawabku dengan tegas.Yang melaksanakan tadarus bareng bukan hanya aku dan kakakku, melainkan seluruh anggota keluarga.Rutinitas ini mulai rutin dijalankan, Alhamdulillah.Solat sudah, Tadarus sudah, sekarang tinggal belajar, ya meskipun sebentar sebelum mandi.Pagi ini aku belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas, karena pelajaran Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran pertama di kelas VIIIE yaitu kelasku. Sesaat aku melihat jam dinding udah menyatakan pukul 05:45 yaitu waktunya mandi dan persiapan berangkat sekolah. Mandi dan persiapan berangkat sekolah sampai pukul 06:10, seperti biasa Ibu sudah mempersiapkan breakfast untuk kami. “Sebelum berangkat sekolah, makan dulu..” ucap ibu kepadaku. “Nggeh Bu” Jawabku.
Sebelum berangkat sekolah tak lupa aku pamitan kepada Ibu dan Bapak. Disaat aku standby di depan rumah guna menunggu bus, tiba-tiba ada laki-laki bertubuh besar berisi, berambut agak keriting datang menghampiriku, dia datang dari arah timur.
“Selamat pagi Mas Bro, sudah belajar Bahasa Indonesia?” sapa dan tanya ia kepadaku, Wah… iya itu adalah Julianto temen sekelasku. “Ya Pagi, Alhamdulillah sudah, kamu sudah?” jawab dan tanyaku. “Weh… belum Fi, entar aku minta bantuan ya kalo ditanya sama Bu Mualifah?”. “Hmmm… Oke Kawan” jawabku dengan nada meremehkan.Aku dan Juli pun menunggu datangnya bus, tapi bus yang kami tunggu-tunggu belum datang. Pada pukul 06:30 ada bus lewat, tapi ketika kami stop bus itu tidak berhenti, yak arena busnya udah penuh dengan penumpang. Ketika kami duduk-duduk menunggu Bu, dari arah timur terdengar suara kendaraan seperti Bus, pada saat kami menuju pinggir jalan dan akan menyetop, Eh.. ternyata itu Trek bukan Bus. “Haduhh…” ucap Julianto.Wajar kami mengira itu suara Bus, karena jalan sebelah timur tempat kami menunggu bus adalah tikungan yang lumayan tajam. Jadi kami gak melihat apakah itu trek ataupun bus. Aku dan Julianto adalah teman sejak kecil TK, SD, dan sekarang SMP, aku dengan juli selalu satu sekolahan dan selalu satu kelas juga.Jadinya kami sangat akrab.Waktu terus berjalan kami pun terus menunggu kedatangan bus. ‘Oh,, ya jul? bentar lagi UAS dan setelah UAS study tour ya? Tanyaku ke Juli
“He.Eh Fi, perlu persiapan ya?” jawab Juli dengan suara meyakinkan.Waktu kami ngobrol-ngobrol, lagi-lagi mendengar suara kendaraan seperti bus, suaranya seperti lagi balapan.Seketika kami langsung menuju pinggir jalan. Jam udah menunjukan pukul 06:50. Ternyata benar bus sedang balapan, kami mencoba menyetop bus itu. Alhasil bus yang di depan berhenti, aku dan juli langsung lari masuk ke dalam bus dan Bus sampai jalan depan sekolah pukul 07:00. Lagi-lagi kami harus berlari karena jarak jalan raya ke sekolah sekitar 100m.Alhamdulillah gerbang belum dikunci, tapi harus berlari lagi karena kelas VIIIE kelasnya berada di paling belakang. Ketika kami berlari sampai depan kelas VIIID ada Bu Mualifah sedang berjalan menuju kelas kami, dengan nafas ngos-ngosan kmi berjaln dibelakang mengikuti Bu Mualifah. Jadi kayak ajudan, hehh… Bu Mualifah masuk kami ikut masuk dan langsung menuju tempat duduk. “Mantap yah Jul?, pagi-pagi gini kita udah kringetan”. “Iya Fi, mantap banget pokoknya…” jawab Juli dengan nada kelelahan. Pelajaran dimulai seperti biasa Fendy sang ketua kelas menyiapkan untuk berdoa. Di ruang kelas kapasitas tempat duduk siswa 40 ini kami sehari-hari belajar. “Tet, Tet, Tet..!” bunyi bel istirahat pun tiba tepat pukul 10:00. Aku, Juli, dan Diki menuju warung Bu Misyoto, jajanan yang biasa kami beli yaitu Mendoan. Ketika kami nongkrong di warung Bu Misyoto, tiba-tiba datanglah sesosok cewek cantik berambut panjang dating ke warung Bu Misyoto.Seperti biasa aku senyam-senyum ketika melihat cewek itu.Ya tak asing lagi, dia adalah Anis Triyani.Seperti biasanya pula dia selalu berdua dengan widiyani kalo per kemana-mana karena anis dan Widi adalah saudara sepupu.Sesekali aku memandangi wajahnya, ya meskipun aku tak tau, dia tau atau enggak, atau pura-pura nggak tau kalo aku lagi memandangnya.Sebenarnya aku suka ke dia yaitu berawal dari pandangan kedua ketika ku melihatnya.Tepatnya pada waktu MOS kelas VII. Entah sampai kapan aku akan memendam rasa ini. Bel berbunyi lagi menunjukkan waktunya masuk ke kelas lagi Aku, Juli, Diki yang tadinya asyik di warung langsung bergegas menuju kelas.Belajar dimulai lagi sampai pukul 13:00 dan setelah itu kami menuju musola sekolahan untuk melaksanakan ibadah Solat Dzuhur dan pulang. Ketika Aku, juli, diki berjalan menuju tempat menunggu bus , seperti biasa aku menunggu Anis lewat yaitu boncengan sama widiyani pake motor dan lagi-lagi ku memandangnya. Kami langsung menuju tempat penantian bus, dan akhirnya pada pukul 13:30 ada bus, kami stop dan langsung OTW pulang ke rumah masing-masing.Seperti itulah aktivitasku sehari-hari.Hari berganti hari UAS 2 pun tiba, aku berusaha melakukan persiapan UAS sebaik mungkin karena tak ingin mengecewakan kedua orang tua.Alhamdulillah aku pun mampu mengikuti UAS dengan baik dan ketika pengambilan Rapor hasilnya pun cukup memuaskan dan aku naik ke kelas IX.Dan nanti malam adalah waktu pemberangkatan Study Tour ke Yogyakarta.Waktu malamnya Bapak mengantarku sampai sekolah.“Hati-hati ya Fi, jangan lupa berdoa dan Solat” pesan Bapak.“Nggeh Pak” jawabku sambil bersalaman dengan menundukan kepala.Sesampainya di Yogya aku dan teman-temanpun menikmati Tour ini.Seperti biasanya lagi aku memandang Anis, ketika melihatnya kali ini dia tau kalau aku memandangnya dan dia pun membalas dengan pandangan yang ditambah senyuman manisnya.Sungguh hati ini berdebar.Seketika kami saling memandang, sungguh saat-saat yang tak terlupakan. Setelah study tour selesai tak lupa kami membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan OTW ke SMP N 3 Gandrungmangu pukul 21:00 setelah di Yogya 2 hari.
            Hari berganti hari, hari berganti bulan aku dan teman-teman lewati di kelas IX ini, lagi-lagi aku dan anis tidak sekelas, tetapi aku sekelas dengan Widiyani saudara sepupu Anis. “Wid?, Anis itu saudaramu ya?” tanyaku kepada Widi.
“Iya Fi, ia saudara sepupu denganku, Hayooh kenapa Fi?Tanya-tanya?” jawab Widi dengan disambung pertanyaan.
“E..enggak apa-apa wid, Cuma pengen tau aja, heh..” jawabku sambil tersenyum
“Oh, seperti itu tha, okeh” jawab Widiyani dengan terus mengerjakan tugas dari Bu Surati.Stiap melihat Anis aku hanya memandangnya dari kejauhan, dan misalnya berada di dekatnya jantung ini berdetak cepat. “apakah ini yang dinamakan cinta?” diriku bertanya-tanya dalam hati. Benar-benar terasa singkat kami rasakan di kelas IX ini, mungkin karena hari-harinya padat diisi dengan mengerjakan soal-soal latihan UN.Dengan berjalannya waktu pula Aku selalu bertanya-tanya ataupun mencari informasi tentang Anis Triyani terutama kepada widiyani. Hingga akhirnya Widiyani tau kalau aku suka Anis, tap aku meminta Widiyani jangan mengatakan kepada Anis.
“Cie, Cie, Hayoo Lutfi ada apa dengan Widiyani? Kok sering ngobrol berdua??” sahut dan pertanyaan Diki mendatangi Aku dengan Widi.
“Gak apa-apa Dik, Cuma lagi pengen ngobrol aja, iya kan Widi?”
“Iya” Jawabku dengan Widiyani
“Oke, Semoga memang seperti itu” ucap Diki
“Yup” Jawabku
Setelah itu Aku pergi keluar bersama Diki.
“Tenang Dik, aku gak ada apa-apa dengan Widi, Widi kan Pujaan Hatimu, mana mungkin aku merebutnya darimu”
“Terus kamu dan Widi ngobrol tentang apa Fi?”
“Aku dan Widi ngobrol tentang Anis, Aku suka sama Anis.”
“Oh iya-iya pantas aja kamu sering memandanginya, haha!”
“Heh, Iya” jawabku dengan merasa malu
Selanjutnya UTS, UAS, US pun aku dan teman-teman sudah lewati. Ujian yang belum yaitu Ujian Praktek dan UN yang belum di lewati.Pada Ujian Praktek mata pelajaran Kesenian Aku, Turatno, Fendy, Agus, dan Andri membuat grup Band untuk mengisi ataupun penilaian Ujian Praktek.Posisiku di Band “shimpony” ini sebagai Vocalis.Lagu yang aku nyanyikan pada Ujian Praktek yaitu lagunya J-Rocks judul “Falling in Love”. “Kurasakanku jatuh cinta sejak pertama berjumpa, senyumanmu yang elalu menghiasi hariku….” Dari atas panggung sesekali aku melihat dan memandang anis dengan senyuman pada saat menyanyikan lagu itu.Setelah UjiN Praktek selesai Aku meminta nomor HP Anis kepada Widiyani. “Wid?, punya nomer HP Anis kan? Aku minta Ya?”.
“Oke, nih aku tulis di kertas”
“Makasih Ya Wid” percakapan aku dengan Widi
Aku berpikir kapan yah waktu yang tepat untuk mengatakan rasa ini ke Anis”.Aku mulai memberanikan diri untuk SMS Anis, ya meskipun hanya sapaan dan aku belum berani mencamtumkan namaku pada SMS itu.
Waktu UN pun datang, dan Alhamdulillah aku bisa menghadapi UN dengan tenang.Aku selalu berdoa semoga hasil UN memuaskan.Satu setengah bulan kami menunggu pengumuman, hasil UN pun datang.Sungguh berdebar hati ini, Ibu bergegas ke sekolahku untuk mengambil amplop berisikan pengumuman kelulusan. Dan Alhamdulillah meskipun nilainya tidak 100 semua, tapi hasilnya cukup memuaskan. Pada saat itu langsung SMS ke temen-temen “Bagaimanahasil UN mu saudaraku? Lulus kan?”. Temen-temen balas yang intinya Lulus semua. Tapi tak seperti biasanya Anis tak balas SMS ku, ya nomor HP dia gak aktif. Tapi aku tau dia Lulus, karena kata Pak Imam karyawan TU, siswa kelas IX SMP N 3 Gandrungmangu Lulus UN semua. Waktu pengambilan ijazah pun tiba, pada saat pengambilan aku bertemu dengan Widiyani.
Aku      : “Wid? Dimana Anis?” kok gak bareng kamu?
Widi     : “Dia udah pulang Fi, tadi dia kesini paling awal”
Aku      : “Loh, Kok udah pulang?”
Widi     : “Dia pulang lebih awal karena mau pergi ke Bandung”
Aku      : “Beneran dia mau pergi ke Bandung? Mau ngapain?
Widi     : “Iya Fi, Serius, setauku dia mau kerja sama mbaknya disana”
Aku      : “Oh, padahal aku ingin mengatakan sesuatu padanya”
Widi     : “Maaf ya Fi, Aku gak bilang-bilang kalo Anis mau pergi”
Aku      : “Iya Wid, gak apa2, kamu punya nomor HP dia yang baru?”
Widi     : “Enggak Fi, Maaf ya”
Aku      : “Iya, gak apa-apa Wid”
Setelah kejadian itu Aku menyesal kenapa Aku gak dari dulu-dulu bilang ke Anis kalo aku suka dia.
“Aku sangat berharap kau kembali Anis Triyani”
Ya semoga kelak kita dipertemukan, karena kalau jodoh tak akan kemana, dan semua akan indah tepat pada waktunya.

Menunggu lagi..

Selasa, 05 November 2013 - -



Apakah memang harus seperti ini,
Harus menunggu lagi?
Ini terjadi karena apa?
Karena koordinasi kurang?
Atau karena apa sesungguhnya?
Kadang Aku berpikir untuk datang telat,

Hubungan Empat Keterampilan Berbahasa

Rabu, 23 Oktober 2013 - -

Terdapat empat jenis keterampilan berbahasa yakni menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Keempat keterampilan berbahasa ini memiliki persamaan dan perbedaan dengan yang lainnya.

a.    Hubungan antara Membaca dengan Menyimak
·         Persamaan
1.      Keduanya bersifat apresiatif
2.      Keduanya bersifat reseptif artinya menerima informasi dari sumber
3.      Keduanya bersifat fungsional
·         Perbedaan
1.      Membaca melakukan kegiatan komunikasi secara tidak langsung sedangkan menyimak melakukan komunikasi secara langsung
2.      Media yang digunakan dalam kegiatan menyimak adalah secara lisan (hasil kegiatan berbicara) sedangkan membaca menggunakan media tulisan (hasil kegiatan menulis)
Adapun hubungan antara tujuan menyimak daan kegiatan membaca menurut Anderson 1972; 76-77 adalah
Ø  Tujuan Menyimak
1.      Untuk membedakan dan menemukan unsure-unsur fonetik dan struktur kata lisan
2.      Untuk menemukan dan memperkenalkan bunyi-bunyi, kata-kata atau ide-ide baru pada penyimak
3.      Menyimak secara terperinci agar dapat menginterpretasikan ide pokok dan menanggapinya secara tepat
4.      Menyimak ide utama yang dinyatakan dalam kalimat topic atau kalimat petunjuk
Ø  Kegiatan Membaca
1.      Mempergunakan cuplikan-cuplikan yang mengandung kata-kata yang bersajak
2.      Membaca nyaring, langsung atau buatan. Dalam hal ini rekaman dapat digunakan
3.      Sesudah menyimak menunjukkan ide pokok beserta detail-detail yang terpancar darinya
4.      Memahami kalimat penunjuk itu terjadi dalam posisi yang beraneka ragam
b.    Hubungan antara Berbicara dan Membaca
·         Persamaan
Keduanya merupakan keterampilan berbahasa
·         Perbedaan
1.      Berbicara bersifat langsung sedangkan membaca bersifat tak langsung
2.      Berbicara bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif
3.      Berbicara bersifat ekspresif sedangkan membaca bersifat apresiatif dan fungsional
4.      Berbicara melakukan kegiatan komunikasi secara langsung sedangkan membaca melakukan komunikasi secara tak langsung
5.      Media yang digunakan dalam kegiatan berbicara adalah secara sedangkan membaca menggunakan media tulisan
c.    Hubungan antara Menulis dan Membaca
·         Persamaan
1.      Keduanya bersifat tak langsung
2.      Keduanya melakukan komunikasi secar ridak tatap muka
3.      Keduanya menggunakan media tulisan
·         Perbedaan
1.      Menulis bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif
2.      Menulis bersifat ekspresif sedangkan membaca bersifat apresiatif

Coretan Malam (awal hari)

Minggu, 13 Oktober 2013 - -


Untuk beberapa kalinya aku mencoba tidak tidir di malam ini karena banyaknya tugas yang belum terselesaikan, salah satunya yaitu tugas membuat puisi esai yang harus dikumpulkan tanggal 22 oktober, puisi esai ini nantinya digunakan untuk syarat tugas mendapat nilai dalam UTS. Sekarang tanggal 14, iyah sudah sangat dekat dalam pembuatannya dengan kriteria karakter minimal jumlah 10.000, mantap kan, itu skitar 15 halaman.. dan ini belum mulai mengerjakan, baru membaca contoh-contoh dari puisi esai tersebut. Oh tugas puisi ini untuk memenuhi tugas MK PPSD yang diampu oleh ibu dosen, pada hari rabu lalu.. sepertinya kuliah itu memang penuh dengan tugas dan tugas belum lagi ditambah dengan kegiatan diluar kuliah dari lingkungan kost, dan amanah-amanah dari UKM-UKM yang diikuti: KOMI, Taekwondo, dan Paduan Suara (amazing voice), belum ditulis dengan amanah ketua kelas juga..heh... kadang aku berpikir untuk melarikan diri sejenak dari semua amanah yang kadang terjadi masalah, tetapi niat itu Alhamdulillah tak terlaksana teringat pesan dan motivasi dari teman-teman FSLDK(Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus) pada saat rapat tentang mentoring PGSD UPY 2013. Dalam kepanitiaan ini atau Tim AAI(Asisitensi Agama Islam) aku di tunjuk jadi koordinator, ya kemarin waktu penunjukan ada yang bilang karena aku wakil ketua KOMI, jadi alangkah baiknya Lutfi Cahyadi saja yang jadi koordinator, Pak wakil ketua KOMI.. jujur waktu awal-awal sempat kacau pikiran dan merasa terganggu kejiwaanku, ya mungkin karena banyaknya amanah yang datang menghampiriku, padatnya aktifitas ini tidak aku sampaikan kepada orang tuaku, kalau aku ceritakan kesibukan-kesibukan ini bisa jadi aku tak diizinkan mengikuti kegiatan-kegiatan selain kuliah, coz mereka takut kuliahku terganggu. Hal itu pula pernah aku ceritakan kepada teman-teman seniorku yang menginginkan aku menjadi ketua KOMI periode berikutnya, “aku pengen belajar organisasi, tapi misal jadi ketua saya belum siap ms,, saya masih banyak kekurangan, masih perlu belajar banyak, ini juga lagi belajar membagi waktu, karena saya tak ingin mengecewakan orang tua untuk yang sekian kalinya, tau gak? Saat ini Bapakku membiayai kuliah 3 orang, dan 1 adikku masih SD kelas 5, dan tau gak?? Dari ketiga yang kuliah itu hanya aku yang kuliah di PTS UPY, kakak selisih umur 4 tahun denganku dan adikku yang hanya selisih 2 tahun denganku di UNS, salah satunya itu yang aku maksud dengan selalu mengecewakan orang tua, padahal dulu aku juga mengikuti persiapan menghadapi SNMPTN selama 1 bulan. Yaah tetapi ada daya Allah mempunyai kehendak/rencana lain yang pastinya lebih baik,, Aku Yakin!............. bayangkan sedikitnya sudah 3 jalur aku tempuh sebelum daftar di UPY, dari jalur undangan, snmptn, dan swadana, semuanya itu kuramg beruntung. Sungguh aku menyesal tentang semua yang telah ku lakukan, tetapi aku ini memang masih mudah terbawa arus, ketika tampil bisa positif, tetapi ketika dibelakang sendirian tak ada manusia seorangpun aku kembali emlakukan hal-hal yang tak baik... astaghfirullah,,, begitu banyak dosa hambaMu ini Ya Rabb..... Istiqamahkanlah hati dan diri ini untuk selalu dijalan Dakwah Mu,,,,,, sungguh menginginkan bahagia dunia dan akhirat......jam menunjukan pukul 01;52.... ya saya akan mencoba membuat karya puisi esai....... terimakasih tadi ukhty sudah mau membalas smsku... mungkin suatu saat kau akan membaca coretan ini..... sampai detik ini masih sama, dan tetap sama, semoga keinginan kita terwujud... (L.A), Aamiin...
@ikhtiar bersama, untuk tujuan yang sama, Allah yang paling utama. J

antre seleksi padus upy

Jumat, 11 Oktober 2013 - -

hari ni jumat, 11 oktober 2013,,,,,,
ikut menunggu pemanggilan utk seleksi padus,, gak yakin sh ikut ni,, misal ntar dtrima jg gak maximal,,, cos lg bagi2 waktu utk bljr,,,, nyoba ikut karena nanti kalo ktrima kan bisa belajar tentang suara, n nantinya bisa dipake waktu ngajar di SD, sbg additional skill, bismillah,,,, jika memang Allah menghendaki aku ikut,, yappss kan ku cobaa, meski gak banyak tmn laki2 yang ikut,, wah ya mungkin karena malu,, jujur saya juga malu. hehewww........ ni lagi nungu sama mbak meila yang satu kelas,,,,,, ganbatte!!!!!! :D @auditorium

Tidak tidur karena tugas belum selesai

Senin, 30 September 2013 - -

 pada hari ini, selasa 1 oktober 2013 aku merasakan kurang enak badan (kurang fit) hal ini terjadi karena semalaman tadi aku tidak tidur karena banyaknya tugas yang masih menumpuk dan belum terselesaikan. ku merasakan lemas dan sedikit mengantuk... tapi dengan aku tidak tidur seharian aku jadi tidak telat datang ke kampus untuk kuliah MK B.I.3 pukul 07.00, sehingga bisa hadir lebih awal dan memimpin doa sebelum belajar pagi ini. kegiatan perkuliahan pada hari ini yaitu tentang menyimak: tadi waktu awal-awal mas robi (teman senior) maju ke depan kelas untuk membacakan hasil rangkuman ataupun hasil menyikmanya dipaparkan kepada teman-teman di kelas, meski dalam keadaan kurang fit aku mencoba untuk menyimak apa yang dibicarakan mas robi.. dalam menyimak ini pun benar-benar kurang konsentrasi ya memang karena konsdisi fisik sangat berpengaruh pada saat kegiatan menyimak.tak kuduga ternyata setelah mas robi membacakan ceritanya itu aku dan teman-teman mendapat tugas dari bu dosen untuk menuliskan kembali ataupun menuliskan apa yang di dengar/dimengerti pada saat mas robi berbicara di depan tadi... errrrggghhhh....... dalam hati. selembar kertas folio pun mulai dibagikan oleh ibu dosen, pada smester lalu aku mendapat nilai B+ dari dosen ini... ya karena semester lalu kurang maksimal dan aku anggap 2 semester yang lalu sebagai pengenalan terhadap apa yang dimaksud kuliah ataupun kegiatan-kegiatan yang ada dalam perkuliahan termasuk UKM. pada saat ku mengetik ini.. ada suara teman yang memanggilku untuk mengerjakan tugas IPA..... yooopppppsssss... pause dulu sampai sini.

BELAJAR ADALAH KEBUTUHANKU

Minggu, 08 September 2013 - -



A.     Perhatian Islam Terhadap IlmuManusia tidak akan pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengan sempurna selain Islam. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan, mengajak umatnya untuk menuntut, mempelajari, mengamalkan, dan sekaligus mengajarkan ilmu. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. Islam juga sangat menghormati dan menghargai Ahlul ‘Ilmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur’an, dinyatakan bahwa kata ‘ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali, dan kata-kata yang terbentuk dari kata-kata tersebut (seperti a’lamu, ya’lamuna dst.) disebutkan beratus-ratus kali. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. Ajaran yang menjadikan mereka lebih memahami kebenaran dan kebatilan. Mereka dapat mengetahui hakikat kehidupan yang sebenarnya.B.     Aspek-Aspek Ilmu
Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang.1.    Aspek wahyu IlahiIlmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia, yaitu: dari mana, ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya, arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. Ia akan mengetahui dirinya  dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. Aspek inilah yang pertama kali disebut ’ilmu’ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr.2.    Aspek Humaniora (Manusia) dan  kajian-kajian yang berkaitan dengannya
Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi, politik dan sebagainya.3.    Aspek materialYaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini, baik di udara, darat, maupun di dalam bumi seperti fisika, kima, biologi, astronomi, dsb.Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya (QS. Ali Imran:190-191)C.     Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu
Al Qur’an adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu, memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. Sebagaimana Allah menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitab-Nya dan merinci ayat-ayat-Nya bagi orang-orang yang mengetahui.Dalam Al Qur’an surat Ali ‘imran:18 Allah memulai pernyataan dari diri-Nya, memuji para Malaikat-Nya dan orang yang diberi ilmu. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar, yaitu masalah keesaan.Allah SWT dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu:1.      Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui.(QS. Al Az Zumar:9)
2.      Kebodohan sejajar dengan buta, ilmu sejajar dengan melihat, hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan.(QS. Al Fathir: 19-22)
3.      Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. (QS. Al Fathir:28)
D.    Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku
1.      Ilmu memberi petunjuk kepada imanIlmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam (QS. Al Mujadilah:11), bahkan Al-qur’an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (QS. Al Hajj:54; Saba’:6)2.       Ilmu adalah penuntun amal
Ilmulah yang menuntun, menunjuki, dan membimbing seseorang kepada amal (QS. Muhammad:19). Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima, sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak (QS. An Maidah:27). Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu.Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi, yaitu: ilmu, perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku, perilaku mendorong amal).Kelebihan ilmu dari ibadahDalam hadits Huzaifah dan Sa'ad, Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah, dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara’. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam al-Miftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah”
E.      Perintah Mencari IlmuAllah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Lalu Ia memberinya perangkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar. Banyak hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu:“Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). Termasuk di dalamnya menghafal, menelaah, mengkaji, berjalan menuju majelis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayap-sayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareana ridha terhadap apa yang diperbuatnya.
Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidzir dalam surat Al- Kahfi)1.      Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan.
2.      Bersikap baik terhadapr guru, memuliakan dan menghormatinya (Al Kahfi:66).
3.      Sabar  terhadap guru (QS. Al Kahfi:67-70).
4.      Tidak pernah kenyang mencari ilmu (QS. Thahaa:114).
Diniatkan karena Allah. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabilillah. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh  dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. Barang siapa berbuat demikian, maka nerakalah baginya.”
Hak-hak ilmu atas Pemiliknya1.      Mengerti dan memahami
2.      Beramal berdasarkan ilmu yang dimiliki
3.      Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain
4.      Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya
5.      Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki
REFERENSITanbihul Ghofilin, Abullaits As-Samarqandi
Pembersih Jiwa, Al-Ghazali
Kepada Murid-muridku, Al-Ghazali
Ta'limul Muta'alim, Syaikh Az-Zarnuzy
Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah, Dr. Yusuf Qardhawi
Rosulullah dan Ilmu Eksperimen, Dr. Yusuf Qardhawi

Cerpen

Sabtu, 07 September 2013 - -

Berharap Kau Kembali

Karya Lutfi Cahyadi A4-12 PGSD

Di malam yang gelap ini ku merenung “Apakah aku masih diberi kesempatan bernafas sampai esok pagi, ya semoga masih bias ketemu dengan hari esok, Aamiin”. Ucapku dalam hati dengan terus disambung dengan doa sebelum tidur. Akhirnya akupun tertidur sekitar pukul 23:30. Alhamdulillah di keadaan yang kurang sehat aku masih bisa tidur meskipun kurang nyenyak.  Dalam tidurku yang kurang nyenyak ini ku mendengar suara seperti memanggilku, “Fi, Lutfi?” suara itu terus menerus berulang hingga ku terbangun dari tidur ini, Aku merasa takasing lagi dengan suara itu, Ya wajar saja karena itu suara Bapak yang membangunkanku untuk melaksanakan ibadah solat subuh berjamaah. “Cepat bangun, Berwudhu, solat Subuh Jamaah” ucap bapak kepada ku ketika mata ini terbuka.“Nggeh-nggeh pak” jawabku memakai nada mengantuk.Kulangkahkan kaki ini ke tempat wudhu dekat kamar mandi.Ketika ku melihat jam dinding sudah pukul 04:20 aku merasa sangat singkat sekali tidurku malamini, ya mungkin karena kurang nyenyaknya tidurku tadi malam.Bukan hanya aku yang dibangunkan, tapi semuanya yaitu kakak dan adikku. Setelah berwudhu akupun langsung menuju ruangan depan untuk melaksanakan solat jamaah. “Subhanallah wal hamdulillah wala illaha ilallahu allahuakbar” Ibu, Bapak dan Aku membaca lafadz itu berulang-ulang dalam menunggu kakak dan adikku berwudhu.Ketika semua anggota keluarga sudah berkumpul, solat Subuh jamaahpun langsung dilaksanakan, sebelumnya langsung aku ambil alih untuk Iqamat.“Alhamdulillah, terimakasih YaAllah yang telah memberi kesempatan hamba Mu ini hidup sampai pagi ini, semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin, Aamiin” ucap doaku setelah selesai melaksanakan ibadah Solat Subuh.Ya itu merupakan salah satu doaku, “Kalau setelah Subuh ataupun waktu Subuh jangan tidur lagi karena kurang baik untuk kesehatan” salah satu pesan Ibu yang selalu ku ingat.“Ayo Fi, kita tadarus bareng?” ajakan dari Mas Dayat kakakku.“Ya, Siap Mas” jawabku dengan tegas.Yang melaksanakan tadarus bareng bukan hanya aku dan kakakku, melainkan seluruh anggota keluarga.Rutinitas ini mulai rutin dijalankan, Alhamdulillah.Solat sudah, Tadarus sudah, sekarang tinggal belajar, ya meskipun sebentar sebelum mandi.Pagi ini aku belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas, karena pelajaran Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran pertama di kelas VIIIE yaitu kelasku. Sesaat aku melihat jam dinding udah menyatakan pukul 05:45 yaitu waktunya mandi dan persiapan berangkat sekolah. Mandi dan persiapan berangkat sekolah sampai pukul 06:10, seperti biasa Ibu sudah mempersiapkan breakfast untuk kami. “Sebelum berangkat sekolah, makan dulu..” ucap ibu kepadaku. “Nggeh Bu” Jawabku.
Sebelum berangkat sekolah tak lupa aku pamitan kepada Ibu dan Bapak. Disaat aku standby di depan rumah guna menunggu bus, tiba-tiba ada laki-laki bertubuh besar berisi, berambut agak keriting datang menghampiriku, dia datang dari arah timur.
“Selamat pagi Mas Bro, sudah belajar Bahasa Indonesia?” sapa dan tanya ia kepadaku, Wah… iya itu adalah Julianto temen sekelasku. “Ya Pagi, Alhamdulillah sudah, kamu sudah?” jawab dan tanyaku. “Weh… belum Fi, entar aku minta bantuan ya kalo ditanya sama Bu Mualifah?”. “Hmmm… Oke Kawan” jawabku dengan nada meremehkan.Aku dan Juli pun menunggu datangnya bus, tapi bus yang kami tunggu-tunggu belum datang. Pada pukul 06:30 ada bus lewat, tapi ketika kami stop bus itu tidak berhenti, yak arena busnya udah penuh dengan penumpang. Ketika kami duduk-duduk menunggu Bu, dari arah timur terdengar suara kendaraan seperti Bus, pada saat kami menuju pinggir jalan dan akan menyetop, Eh.. ternyata itu Trek bukan Bus. “Haduhh…” ucap Julianto.Wajar kami mengira itu suara Bus, karena jalan sebelah timur tempat kami menunggu bus adalah tikungan yang lumayan tajam. Jadi kami gak melihat apakah itu trek ataupun bus. Aku dan Julianto adalah teman sejak kecil TK, SD, dan sekarang SMP, aku dengan juli selalu satu sekolahan dan selalu satu kelas juga.Jadinya kami sangat akrab.Waktu terus berjalan kami pun terus menunggu kedatangan bus. ‘Oh,, ya jul? bentar lagi UAS dan setelah UAS study tour ya? Tanyaku ke Juli
“He.Eh Fi, perlu persiapan ya?” jawab Juli dengan suara meyakinkan.Waktu kami ngobrol-ngobrol, lagi-lagi mendengar suara kendaraan seperti bus, suaranya seperti lagi balapan.Seketika kami langsung menuju pinggir jalan. Jam udah menunjukan pukul 06:50. Ternyata benar bus sedang balapan, kami mencoba menyetop bus itu. Alhasil bus yang di depan berhenti, aku dan juli langsung lari masuk ke dalam bus dan Bus sampai jalan depan sekolah pukul 07:00. Lagi-lagi kami harus berlari karena jarak jalan raya ke sekolah sekitar 100m.Alhamdulillah gerbang belum dikunci, tapi harus berlari lagi karena kelas VIIIE kelasnya berada di paling belakang. Ketika kami berlari sampai depan kelas VIIID ada Bu Mualifah sedang berjalan menuju kelas kami, dengan nafas ngos-ngosan kmi berjaln dibelakang mengikuti Bu Mualifah. Jadi kayak ajudan, hehh… Bu Mualifah masuk kami ikut masuk dan langsung menuju tempat duduk. “Mantap yah Jul?, pagi-pagi gini kita udah kringetan”. “Iya Fi, mantap banget pokoknya…” jawab Juli dengan nada kelelahan. Pelajaran dimulai seperti biasa Fendy sang ketua kelas menyiapkan untuk berdoa. Di ruang kelas kapasitas tempat duduk siswa 40 ini kami sehari-hari belajar. “Tet, Tet, Tet..!” bunyi bel istirahat pun tiba tepat pukul 10:00. Aku, Juli, dan Diki menuju warung Bu Misyoto, jajanan yang biasa kami beli yaitu Mendoan. Ketika kami nongkrong di warung Bu Misyoto, tiba-tiba datanglah sesosok cewek cantik berambut panjang dating ke warung Bu Misyoto.Seperti biasa aku senyam-senyum ketika melihat cewek itu.Ya tak asing lagi, dia adalah Anis Triyani.Seperti biasanya pula dia selalu berdua dengan widiyani kalo per kemana-mana karena anis dan Widi adalah saudara sepupu.Sesekali aku memandangi wajahnya, ya meskipun aku tak tau, dia tau atau enggak, atau pura-pura nggak tau kalo aku lagi memandangnya.Sebenarnya aku suka ke dia yaitu berawal dari pandangan kedua ketika ku melihatnya.Tepatnya pada waktu MOS kelas VII. Entah sampai kapan aku akan memendam rasa ini. Bel berbunyi lagi menunjukkan waktunya masuk ke kelas lagi Aku, Juli, Diki yang tadinya asyik di warung langsung bergegas menuju kelas.Belajar dimulai lagi sampai pukul 13:00 dan setelah itu kami menuju musola sekolahan untuk melaksanakan ibadah Solat Dzuhur dan pulang. Ketika Aku, juli, diki berjalan menuju tempat menunggu bus , seperti biasa aku menunggu Anis lewat yaitu boncengan sama widiyani pake motor dan lagi-lagi ku memandangnya. Kami langsung menuju tempat penantian bus, dan akhirnya pada pukul 13:30 ada bus, kami stop dan langsung OTW pulang ke rumah masing-masing.Seperti itulah aktivitasku sehari-hari.Hari berganti hari UAS 2 pun tiba, aku berusaha melakukan persiapan UAS sebaik mungkin karena tak ingin mengecewakan kedua orang tua.Alhamdulillah aku pun mampu mengikuti UAS dengan baik dan ketika pengambilan Rapor hasilnya pun cukup memuaskan dan aku naik ke kelas IX.Dan nanti malam adalah waktu pemberangkatan Study Tour ke Yogyakarta.Waktu malamnya Bapak mengantarku sampai sekolah.“Hati-hati ya Fi, jangan lupa berdoa dan Solat” pesan Bapak.“Nggeh Pak” jawabku sambil bersalaman dengan menundukan kepala.Sesampainya di Yogya aku dan teman-temanpun menikmati Tour ini.Seperti biasanya lagi aku memandang Anis, ketika melihatnya kali ini dia tau kalau aku memandangnya dan dia pun membalas dengan pandangan yang ditambah senyuman manisnya.Sungguh hati ini berdebar.Seketika kami saling memandang, sungguh saat-saat yang tak terlupakan. Setelah study tour selesai tak lupa kami membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan OTW ke SMP N 3 Gandrungmangu pukul 21:00 setelah di Yogya 2 hari.
            Hari berganti hari, hari berganti bulan aku dan teman-teman lewati di kelas IX ini, lagi-lagi aku dan anis tidak sekelas, tetapi aku sekelas dengan Widiyani saudara sepupu Anis. “Wid?, Anis itu saudaramu ya?” tanyaku kepada Widi.
“Iya Fi, ia saudara sepupu denganku, Hayooh kenapa Fi?Tanya-tanya?” jawab Widi dengan disambung pertanyaan.
“E..enggak apa-apa wid, Cuma pengen tau aja, heh..” jawabku sambil tersenyum
“Oh, seperti itu tha, okeh” jawab Widiyani dengan terus mengerjakan tugas dari Bu Surati.Stiap melihat Anis aku hanya memandangnya dari kejauhan, dan misalnya berada di dekatnya jantung ini berdetak cepat. “apakah ini yang dinamakan cinta?” diriku bertanya-tanya dalam hati. Benar-benar terasa singkat kami rasakan di kelas IX ini, mungkin karena hari-harinya padat diisi dengan mengerjakan soal-soal latihan UN.Dengan berjalannya waktu pula Aku selalu bertanya-tanya ataupun mencari informasi tentang Anis Triyani terutama kepada widiyani. Hingga akhirnya Widiyani tau kalau aku suka Anis, tap aku meminta Widiyani jangan mengatakan kepada Anis.
“Cie, Cie, Hayoo Lutfi ada apa dengan Widiyani? Kok sering ngobrol berdua??” sahut dan pertanyaan Diki mendatangi Aku dengan Widi.
“Gak apa-apa Dik, Cuma lagi pengen ngobrol aja, iya kan Widi?”
“Iya” Jawabku dengan Widiyani
“Oke, Semoga memang seperti itu” ucap Diki
“Yup” Jawabku
Setelah itu Aku pergi keluar bersama Diki.
“Tenang Dik, aku gak ada apa-apa dengan Widi, Widi kan Pujaan Hatimu, mana mungkin aku merebutnya darimu”
“Terus kamu dan Widi ngobrol tentang apa Fi?”
“Aku dan Widi ngobrol tentang Anis, Aku suka sama Anis.”
“Oh iya-iya pantas aja kamu sering memandanginya, haha!”
“Heh, Iya” jawabku dengan merasa malu
Selanjutnya UTS, UAS, US pun aku dan teman-teman sudah lewati. Ujian yang belum yaitu Ujian Praktek dan UN yang belum di lewati.Pada Ujian Praktek mata pelajaran Kesenian Aku, Turatno, Fendy, Agus, dan Andri membuat grup Band untuk mengisi ataupun penilaian Ujian Praktek.Posisiku di Band “shimpony” ini sebagai Vocalis.Lagu yang aku nyanyikan pada Ujian Praktek yaitu lagunya J-Rocks judul “Falling in Love”. “Kurasakanku jatuh cinta sejak pertama berjumpa, senyumanmu yang elalu menghiasi hariku….” Dari atas panggung sesekali aku melihat dan memandang anis dengan senyuman pada saat menyanyikan lagu itu.Setelah UjiN Praktek selesai Aku meminta nomor HP Anis kepada Widiyani. “Wid?, punya nomer HP Anis kan? Aku minta Ya?”.
“Oke, nih aku tulis di kertas”
“Makasih Ya Wid” percakapan aku dengan Widi
Aku berpikir kapan yah waktu yang tepat untuk mengatakan rasa ini ke Anis”.Aku mulai memberanikan diri untuk SMS Anis, ya meskipun hanya sapaan dan aku belum berani mencamtumkan namaku pada SMS itu.
Waktu UN pun datang, dan Alhamdulillah aku bisa menghadapi UN dengan tenang.Aku selalu berdoa semoga hasil UN memuaskan.Satu setengah bulan kami menunggu pengumuman, hasil UN pun datang.Sungguh berdebar hati ini, Ibu bergegas ke sekolahku untuk mengambil amplop berisikan pengumuman kelulusan. Dan Alhamdulillah meskipun nilainya tidak 100 semua, tapi hasilnya cukup memuaskan. Pada saat itu langsung SMS ke temen-temen “Bagaimanahasil UN mu saudaraku? Lulus kan?”. Temen-temen balas yang intinya Lulus semua. Tapi tak seperti biasanya Anis tak balas SMS ku, ya nomor HP dia gak aktif. Tapi aku tau dia Lulus, karena kata Pak Imam karyawan TU, siswa kelas IX SMP N 3 Gandrungmangu Lulus UN semua. Waktu pengambilan ijazah pun tiba, pada saat pengambilan aku bertemu dengan Widiyani.
Aku      : “Wid? Dimana Anis?” kok gak bareng kamu?
Widi     : “Dia udah pulang Fi, tadi dia kesini paling awal”
Aku      : “Loh, Kok udah pulang?”
Widi     : “Dia pulang lebih awal karena mau pergi ke Bandung”
Aku      : “Beneran dia mau pergi ke Bandung? Mau ngapain?
Widi     : “Iya Fi, Serius, setauku dia mau kerja sama mbaknya disana”
Aku      : “Oh, padahal aku ingin mengatakan sesuatu padanya”
Widi     : “Maaf ya Fi, Aku gak bilang-bilang kalo Anis mau pergi”
Aku      : “Iya Wid, gak apa2, kamu punya nomor HP dia yang baru?”
Widi     : “Enggak Fi, Maaf ya”
Aku      : “Iya, gak apa-apa Wid”
Setelah kejadian itu Aku menyesal kenapa Aku gak dari dulu-dulu bilang ke Anis kalo aku suka dia.
“Aku sangat berharap kau kembali Anis Triyani”
Ya semoga kelak kita dipertemukan, karena kalau jodoh tak akan kemana, dan semua akan indah tepat pada waktunya.