pada hari ini, selasa 1 oktober 2013 aku merasakan kurang enak badan (kurang fit) hal ini terjadi karena semalaman tadi aku tidak tidur karena banyaknya tugas yang masih menumpuk dan belum terselesaikan. ku merasakan lemas dan sedikit mengantuk... tapi dengan aku tidak tidur seharian aku jadi tidak telat datang ke kampus untuk kuliah MK B.I.3 pukul 07.00, sehingga bisa hadir lebih awal dan memimpin doa sebelum belajar pagi ini. kegiatan perkuliahan pada hari ini yaitu tentang menyimak: tadi waktu awal-awal mas robi (teman senior) maju ke depan kelas untuk membacakan hasil rangkuman ataupun hasil menyikmanya dipaparkan kepada teman-teman di kelas, meski dalam keadaan kurang fit aku mencoba untuk menyimak apa yang dibicarakan mas robi.. dalam menyimak ini pun benar-benar kurang konsentrasi ya memang karena konsdisi fisik sangat berpengaruh pada saat kegiatan menyimak.tak kuduga ternyata setelah mas robi membacakan ceritanya itu aku dan teman-teman mendapat tugas dari bu dosen untuk menuliskan kembali ataupun menuliskan apa yang di dengar/dimengerti pada saat mas robi berbicara di depan tadi... errrrggghhhh....... dalam hati. selembar kertas folio pun mulai dibagikan oleh ibu dosen, pada smester lalu aku mendapat nilai B+ dari dosen ini... ya karena semester lalu kurang maksimal dan aku anggap 2 semester yang lalu sebagai pengenalan terhadap apa yang dimaksud kuliah ataupun kegiatan-kegiatan yang ada dalam perkuliahan termasuk UKM. pada saat ku mengetik ini.. ada suara teman yang memanggilku untuk mengerjakan tugas IPA..... yooopppppsssss... pause dulu sampai sini.
Senin, 30 September 2013
Minggu, 08 September 2013
BELAJAR ADALAH KEBUTUHANKU
A. Perhatian Islam Terhadap IlmuManusia tidak akan pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengan sempurna selain Islam. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan, mengajak umatnya untuk menuntut, mempelajari, mengamalkan, dan sekaligus mengajarkan ilmu. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. Islam juga sangat menghormati dan menghargai Ahlul ‘Ilmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur’an, dinyatakan bahwa kata ‘ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali, dan kata-kata yang terbentuk dari kata-kata tersebut (seperti a’lamu, ya’lamuna dst.) disebutkan beratus-ratus kali. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. Ajaran yang menjadikan mereka lebih memahami kebenaran dan kebatilan. Mereka dapat mengetahui hakikat kehidupan yang sebenarnya.B. Aspek-Aspek Ilmu
Al Qur’an adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu, memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. Sebagaimana Allah menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitab-Nya dan merinci ayat-ayat-Nya bagi orang-orang yang mengetahui.Dalam Al Qur’an surat Ali ‘imran:18 Allah memulai pernyataan dari diri-Nya, memuji para Malaikat-Nya dan orang yang diberi ilmu. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar, yaitu masalah keesaan.Allah SWT dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu:1. Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui.(QS. Al Az Zumar:9)
Sabtu, 07 September 2013
Cerpen
Berharap Kau Kembali
Karya Lutfi Cahyadi A4-12 PGSD
Di malam yang
gelap ini ku merenung “Apakah aku masih diberi kesempatan bernafas sampai esok
pagi, ya semoga masih bias ketemu dengan hari esok, Aamiin”. Ucapku dalam hati dengan terus
disambung dengan doa sebelum tidur. Akhirnya akupun tertidur sekitar pukul
23:30. Alhamdulillah di keadaan yang kurang sehat aku masih bisa tidur meskipun kurang nyenyak. Dalam tidurku yang kurang nyenyak ini ku
mendengar suara seperti memanggilku, “Fi, Lutfi?” suara itu terus menerus berulang hingga ku
terbangun dari tidur ini, Aku merasa takasing lagi dengan suara itu, Ya wajar saja karena itu suara Bapak yang membangunkanku untuk melaksanakan ibadah solat
subuh berjamaah. “Cepat bangun, Berwudhu, solat Subuh Jamaah” ucap bapak kepada
ku ketika mata ini terbuka.“Nggeh-nggeh pak” jawabku memakai nada
mengantuk.Kulangkahkan kaki ini ke tempat wudhu dekat kamar mandi.Ketika ku
melihat jam dinding sudah pukul 04:20 aku merasa sangat singkat sekali tidurku
malamini, ya mungkin karena kurang nyenyaknya tidurku tadi malam.Bukan hanya
aku yang dibangunkan, tapi semuanya yaitu kakak dan adikku. Setelah berwudhu
akupun langsung menuju ruangan depan untuk melaksanakan solat jamaah.
“Subhanallah wal hamdulillah wala illaha ilallahu allahuakbar” Ibu, Bapak dan
Aku membaca lafadz itu berulang-ulang dalam menunggu kakak dan adikku
berwudhu.Ketika semua anggota keluarga sudah berkumpul, solat Subuh jamaahpun
langsung dilaksanakan, sebelumnya langsung aku ambil alih untuk
Iqamat.“Alhamdulillah, terimakasih YaAllah yang telah memberi kesempatan hamba Mu ini hidup sampai pagi ini, semoga
hari ini lebih baik dari hari kemarin, Aamiin” ucap doaku setelah selesai
melaksanakan ibadah Solat Subuh.Ya itu merupakan salah satu doaku, “Kalau
setelah Subuh ataupun waktu Subuh jangan tidur lagi karena kurang baik untuk
kesehatan” salah satu pesan Ibu yang selalu ku ingat.“Ayo Fi, kita tadarus
bareng?” ajakan
dari Mas Dayat kakakku.“Ya, Siap Mas” jawabku dengan tegas.Yang melaksanakan
tadarus bareng bukan hanya aku dan kakakku, melainkan seluruh anggota
keluarga.Rutinitas ini mulai rutin dijalankan, Alhamdulillah.Solat sudah,
Tadarus sudah, sekarang tinggal belajar, ya meskipun sebentar sebelum
mandi.Pagi ini aku belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas,
karena pelajaran Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran pertama di kelas VIIIE
yaitu kelasku. Sesaat aku melihat jam dinding udah menyatakan pukul 05:45 yaitu
waktunya mandi dan persiapan berangkat sekolah. Mandi dan persiapan berangkat
sekolah sampai pukul 06:10, seperti biasa Ibu sudah mempersiapkan breakfast
untuk kami. “Sebelum berangkat sekolah, makan dulu..” ucap ibu kepadaku. “Nggeh Bu” Jawabku.
Sebelum berangkat sekolah tak lupa aku pamitan kepada Ibu dan
Bapak. Disaat aku standby di depan rumah guna menunggu bus, tiba-tiba ada
laki-laki bertubuh besar berisi, berambut agak keriting datang menghampiriku, dia datang dari arah timur.
“Selamat pagi Mas Bro, sudah belajar Bahasa Indonesia?” sapa
dan tanya ia kepadaku, Wah… iya itu adalah Julianto temen sekelasku. “Ya Pagi,
Alhamdulillah sudah, kamu sudah?” jawab dan tanyaku. “Weh… belum Fi, entar aku
minta bantuan ya kalo ditanya sama Bu Mualifah?”. “Hmmm… Oke Kawan” jawabku
dengan nada meremehkan.Aku dan Juli pun menunggu datangnya bus, tapi bus yang
kami tunggu-tunggu belum datang. Pada pukul 06:30 ada bus lewat, tapi ketika
kami stop bus itu tidak berhenti, yak arena busnya udah penuh dengan penumpang.
Ketika kami duduk-duduk menunggu Bu, dari arah timur terdengar suara kendaraan
seperti Bus, pada saat kami menuju pinggir jalan dan akan menyetop, Eh..
ternyata itu Trek bukan Bus. “Haduhh…” ucap Julianto.Wajar kami mengira itu
suara Bus, karena jalan sebelah timur tempat kami menunggu bus adalah tikungan
yang lumayan tajam. Jadi kami gak melihat apakah itu trek ataupun bus. Aku dan
Julianto adalah teman sejak kecil TK, SD, dan sekarang SMP, aku dengan juli
selalu satu sekolahan dan selalu satu kelas juga.Jadinya kami sangat akrab.Waktu
terus berjalan kami pun terus menunggu kedatangan bus. ‘Oh,, ya jul? bentar
lagi UAS dan setelah UAS study tour ya? Tanyaku ke Juli
“He.Eh Fi, perlu persiapan ya?” jawab Juli dengan suara
meyakinkan.Waktu kami ngobrol-ngobrol, lagi-lagi mendengar suara kendaraan
seperti bus, suaranya seperti lagi balapan.Seketika kami langsung menuju pinggir
jalan. Jam udah menunjukan pukul 06:50. Ternyata benar bus sedang balapan, kami
mencoba menyetop bus itu. Alhasil bus yang di depan berhenti, aku dan juli
langsung lari masuk ke dalam bus dan Bus sampai jalan depan sekolah pukul
07:00. Lagi-lagi kami harus berlari karena jarak jalan raya ke sekolah sekitar
100m.Alhamdulillah gerbang belum dikunci, tapi harus berlari lagi karena kelas
VIIIE kelasnya berada di paling belakang. Ketika kami berlari sampai depan
kelas VIIID ada Bu Mualifah sedang berjalan menuju kelas kami, dengan nafas
ngos-ngosan kmi berjaln dibelakang mengikuti Bu Mualifah. Jadi kayak ajudan,
hehh… Bu Mualifah masuk kami ikut masuk dan langsung menuju tempat duduk.
“Mantap yah Jul?, pagi-pagi gini kita udah kringetan”. “Iya Fi, mantap banget
pokoknya…” jawab Juli dengan nada kelelahan. Pelajaran dimulai seperti biasa
Fendy sang ketua kelas menyiapkan untuk berdoa. Di ruang kelas kapasitas tempat
duduk siswa 40 ini kami sehari-hari belajar. “Tet, Tet, Tet..!” bunyi bel
istirahat pun tiba tepat pukul 10:00. Aku, Juli, dan Diki menuju warung Bu
Misyoto, jajanan yang biasa kami beli yaitu Mendoan. Ketika kami nongkrong di
warung Bu Misyoto, tiba-tiba datanglah sesosok cewek cantik berambut panjang
dating ke warung Bu Misyoto.Seperti biasa aku senyam-senyum ketika melihat
cewek itu.Ya tak asing lagi, dia adalah Anis Triyani.Seperti biasanya pula dia
selalu berdua dengan widiyani kalo per kemana-mana karena anis dan Widi adalah
saudara sepupu.Sesekali aku memandangi wajahnya, ya meskipun aku tak tau, dia
tau atau enggak, atau pura-pura nggak tau kalo aku lagi memandangnya.Sebenarnya
aku suka ke dia yaitu berawal dari pandangan kedua ketika ku
melihatnya.Tepatnya pada waktu MOS kelas VII. Entah sampai kapan aku akan
memendam rasa ini. Bel berbunyi lagi menunjukkan waktunya masuk ke kelas lagi
Aku, Juli, Diki yang tadinya asyik di warung langsung bergegas menuju
kelas.Belajar dimulai lagi sampai pukul 13:00 dan setelah itu kami menuju musola
sekolahan untuk melaksanakan ibadah Solat Dzuhur dan pulang. Ketika Aku, juli,
diki berjalan menuju tempat menunggu bus , seperti biasa aku menunggu Anis
lewat yaitu boncengan sama widiyani pake motor dan lagi-lagi ku memandangnya.
Kami langsung menuju tempat penantian bus, dan akhirnya pada pukul 13:30 ada
bus, kami stop dan langsung OTW pulang ke rumah masing-masing.Seperti itulah
aktivitasku sehari-hari.Hari berganti hari UAS 2 pun tiba, aku berusaha
melakukan persiapan UAS sebaik mungkin karena tak ingin mengecewakan kedua
orang tua.Alhamdulillah aku pun mampu mengikuti UAS dengan baik dan ketika pengambilan
Rapor hasilnya pun cukup memuaskan dan aku naik ke kelas IX.Dan nanti malam
adalah waktu pemberangkatan Study Tour ke Yogyakarta.Waktu malamnya Bapak
mengantarku sampai sekolah.“Hati-hati ya Fi, jangan lupa berdoa dan Solat”
pesan Bapak.“Nggeh Pak” jawabku sambil bersalaman dengan menundukan
kepala.Sesampainya di Yogya aku dan teman-temanpun menikmati Tour ini.Seperti
biasanya lagi aku memandang Anis, ketika melihatnya kali ini dia tau kalau aku
memandangnya dan dia pun membalas dengan pandangan yang ditambah senyuman
manisnya.Sungguh hati ini berdebar.Seketika kami saling memandang, sungguh
saat-saat yang tak terlupakan. Setelah study tour selesai tak lupa kami membeli
oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan OTW ke SMP N 3 Gandrungmangu pukul 21:00
setelah di Yogya 2 hari.
Hari
berganti hari, hari berganti bulan aku dan teman-teman lewati di kelas IX ini,
lagi-lagi aku dan anis tidak sekelas, tetapi aku sekelas dengan Widiyani
saudara sepupu Anis. “Wid?, Anis itu saudaramu ya?” tanyaku kepada Widi.
“Iya Fi, ia saudara sepupu denganku, Hayooh kenapa
Fi?Tanya-tanya?” jawab Widi dengan disambung pertanyaan.
“Oh, seperti itu tha, okeh” jawab Widiyani dengan terus
mengerjakan tugas dari Bu Surati.Stiap melihat Anis aku hanya memandangnya dari
kejauhan, dan misalnya berada di dekatnya jantung ini berdetak cepat. “apakah
ini yang dinamakan cinta?” diriku bertanya-tanya dalam hati. Benar-benar terasa
singkat kami rasakan di kelas IX ini, mungkin karena hari-harinya padat diisi
dengan mengerjakan soal-soal latihan UN.Dengan berjalannya waktu pula Aku
selalu bertanya-tanya ataupun mencari informasi tentang Anis Triyani terutama
kepada widiyani. Hingga akhirnya Widiyani tau kalau aku suka Anis, tap aku
meminta Widiyani jangan mengatakan kepada Anis.
“Cie, Cie, Hayoo Lutfi ada apa dengan Widiyani? Kok sering
ngobrol berdua??” sahut dan pertanyaan Diki mendatangi Aku dengan Widi.
“Gak apa-apa Dik, Cuma lagi pengen ngobrol aja, iya kan
Widi?”
“Iya” Jawabku dengan Widiyani
“Oke, Semoga memang seperti itu” ucap Diki
“Yup” Jawabku
Setelah itu Aku pergi keluar bersama Diki.
“Tenang Dik, aku gak ada apa-apa dengan Widi, Widi kan Pujaan
Hatimu, mana mungkin aku merebutnya darimu”
“Terus kamu dan Widi ngobrol tentang apa Fi?”
“Aku dan Widi ngobrol tentang Anis, Aku suka sama Anis.”
“Oh iya-iya pantas aja kamu sering memandanginya, haha!”
“Heh, Iya” jawabku dengan merasa malu
Selanjutnya UTS, UAS, US pun aku dan teman-teman sudah
lewati. Ujian yang belum yaitu Ujian Praktek dan UN yang belum di lewati.Pada
Ujian Praktek mata pelajaran Kesenian Aku, Turatno, Fendy, Agus, dan Andri
membuat grup Band untuk mengisi ataupun penilaian Ujian Praktek.Posisiku di
Band “shimpony” ini sebagai Vocalis.Lagu yang aku nyanyikan pada Ujian Praktek
yaitu lagunya J-Rocks judul “Falling in Love”. “Kurasakanku jatuh cinta sejak
pertama berjumpa, senyumanmu yang elalu menghiasi hariku….” Dari atas panggung
sesekali aku melihat dan memandang anis dengan senyuman pada saat menyanyikan
lagu itu.Setelah UjiN Praktek selesai Aku meminta nomor HP Anis kepada
Widiyani. “Wid?, punya nomer HP Anis kan? Aku minta Ya?”.
“Oke, nih aku tulis di kertas”
“Makasih Ya Wid” percakapan aku dengan Widi
Aku berpikir kapan yah waktu yang tepat untuk mengatakan rasa
ini ke Anis”.Aku mulai memberanikan diri untuk SMS Anis, ya meskipun hanya
sapaan dan aku belum berani mencamtumkan namaku pada SMS itu.
Waktu UN pun datang, dan Alhamdulillah aku bisa menghadapi UN
dengan tenang.Aku selalu berdoa semoga hasil UN memuaskan.Satu setengah bulan
kami menunggu pengumuman, hasil UN pun datang.Sungguh berdebar hati
ini, Ibu bergegas ke sekolahku untuk mengambil amplop berisikan pengumuman
kelulusan. Dan Alhamdulillah meskipun nilainya tidak 100 semua, tapi hasilnya
cukup memuaskan. Pada saat itu langsung SMS ke temen-temen “Bagaimanahasil UN
mu saudaraku? Lulus kan?”. Temen-temen balas yang intinya Lulus semua. Tapi tak
seperti biasanya Anis tak balas SMS ku, ya nomor HP dia gak aktif. Tapi aku tau
dia Lulus, karena kata Pak Imam karyawan TU, siswa kelas IX SMP N 3
Gandrungmangu Lulus UN semua. Waktu pengambilan ijazah pun tiba, pada saat
pengambilan aku bertemu dengan Widiyani.
Aku : “Wid?
Dimana Anis?” kok gak bareng kamu?
Widi : “Dia
udah pulang Fi, tadi dia kesini paling awal”
Aku : “Loh,
Kok udah pulang?”
Widi : “Dia
pulang lebih awal karena mau pergi ke Bandung”
Aku : “Beneran
dia mau pergi ke Bandung? Mau ngapain?
Widi : “Iya Fi,
Serius, setauku dia mau kerja sama mbaknya disana”
Aku : “Oh,
padahal aku ingin mengatakan sesuatu padanya”
Widi : “Maaf ya
Fi, Aku gak bilang-bilang kalo Anis mau pergi”
Aku : “Iya
Wid, gak apa2, kamu punya nomor HP dia yang baru?”
Widi : “Enggak
Fi, Maaf ya”
Aku : “Iya,
gak apa-apa Wid”
Setelah kejadian itu Aku menyesal
kenapa Aku gak dari dulu-dulu bilang ke Anis kalo aku suka dia.
“Aku sangat berharap kau kembali
Anis Triyani”
Ya semoga kelak kita
dipertemukan, karena kalau jodoh tak akan kemana, dan semua akan indah tepat
pada waktunya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Tidak tidur karena tugas belum selesai
Senin, 30 September 2013 - -
pada hari ini, selasa 1 oktober 2013 aku merasakan kurang enak badan (kurang fit) hal ini terjadi karena semalaman tadi aku tidak tidur karena banyaknya tugas yang masih menumpuk dan belum terselesaikan. ku merasakan lemas dan sedikit mengantuk... tapi dengan aku tidak tidur seharian aku jadi tidak telat datang ke kampus untuk kuliah MK B.I.3 pukul 07.00, sehingga bisa hadir lebih awal dan memimpin doa sebelum belajar pagi ini. kegiatan perkuliahan pada hari ini yaitu tentang menyimak: tadi waktu awal-awal mas robi (teman senior) maju ke depan kelas untuk membacakan hasil rangkuman ataupun hasil menyikmanya dipaparkan kepada teman-teman di kelas, meski dalam keadaan kurang fit aku mencoba untuk menyimak apa yang dibicarakan mas robi.. dalam menyimak ini pun benar-benar kurang konsentrasi ya memang karena konsdisi fisik sangat berpengaruh pada saat kegiatan menyimak.tak kuduga ternyata setelah mas robi membacakan ceritanya itu aku dan teman-teman mendapat tugas dari bu dosen untuk menuliskan kembali ataupun menuliskan apa yang di dengar/dimengerti pada saat mas robi berbicara di depan tadi... errrrggghhhh....... dalam hati. selembar kertas folio pun mulai dibagikan oleh ibu dosen, pada smester lalu aku mendapat nilai B+ dari dosen ini... ya karena semester lalu kurang maksimal dan aku anggap 2 semester yang lalu sebagai pengenalan terhadap apa yang dimaksud kuliah ataupun kegiatan-kegiatan yang ada dalam perkuliahan termasuk UKM. pada saat ku mengetik ini.. ada suara teman yang memanggilku untuk mengerjakan tugas IPA..... yooopppppsssss... pause dulu sampai sini.
BELAJAR ADALAH KEBUTUHANKU
A. Perhatian Islam Terhadap IlmuManusia tidak akan pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengan sempurna selain Islam. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan, mengajak umatnya untuk menuntut, mempelajari, mengamalkan, dan sekaligus mengajarkan ilmu. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. Islam juga sangat menghormati dan menghargai Ahlul ‘Ilmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur’an, dinyatakan bahwa kata ‘ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali, dan kata-kata yang terbentuk dari kata-kata tersebut (seperti a’lamu, ya’lamuna dst.) disebutkan beratus-ratus kali. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. Ajaran yang menjadikan mereka lebih memahami kebenaran dan kebatilan. Mereka dapat mengetahui hakikat kehidupan yang sebenarnya.B. Aspek-Aspek Ilmu
Al Qur’an adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu, memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. Sebagaimana Allah menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitab-Nya dan merinci ayat-ayat-Nya bagi orang-orang yang mengetahui.Dalam Al Qur’an surat Ali ‘imran:18 Allah memulai pernyataan dari diri-Nya, memuji para Malaikat-Nya dan orang yang diberi ilmu. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar, yaitu masalah keesaan.Allah SWT dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu:1. Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui.(QS. Al Az Zumar:9)
Cerpen
Sabtu, 07 September 2013 - -
Berharap Kau Kembali
Karya Lutfi Cahyadi A4-12 PGSD
Di malam yang
gelap ini ku merenung “Apakah aku masih diberi kesempatan bernafas sampai esok
pagi, ya semoga masih bias ketemu dengan hari esok, Aamiin”. Ucapku dalam hati dengan terus
disambung dengan doa sebelum tidur. Akhirnya akupun tertidur sekitar pukul
23:30. Alhamdulillah di keadaan yang kurang sehat aku masih bisa tidur meskipun kurang nyenyak. Dalam tidurku yang kurang nyenyak ini ku
mendengar suara seperti memanggilku, “Fi, Lutfi?” suara itu terus menerus berulang hingga ku
terbangun dari tidur ini, Aku merasa takasing lagi dengan suara itu, Ya wajar saja karena itu suara Bapak yang membangunkanku untuk melaksanakan ibadah solat
subuh berjamaah. “Cepat bangun, Berwudhu, solat Subuh Jamaah” ucap bapak kepada
ku ketika mata ini terbuka.“Nggeh-nggeh pak” jawabku memakai nada
mengantuk.Kulangkahkan kaki ini ke tempat wudhu dekat kamar mandi.Ketika ku
melihat jam dinding sudah pukul 04:20 aku merasa sangat singkat sekali tidurku
malamini, ya mungkin karena kurang nyenyaknya tidurku tadi malam.Bukan hanya
aku yang dibangunkan, tapi semuanya yaitu kakak dan adikku. Setelah berwudhu
akupun langsung menuju ruangan depan untuk melaksanakan solat jamaah.
“Subhanallah wal hamdulillah wala illaha ilallahu allahuakbar” Ibu, Bapak dan
Aku membaca lafadz itu berulang-ulang dalam menunggu kakak dan adikku
berwudhu.Ketika semua anggota keluarga sudah berkumpul, solat Subuh jamaahpun
langsung dilaksanakan, sebelumnya langsung aku ambil alih untuk
Iqamat.“Alhamdulillah, terimakasih YaAllah yang telah memberi kesempatan hamba Mu ini hidup sampai pagi ini, semoga
hari ini lebih baik dari hari kemarin, Aamiin” ucap doaku setelah selesai
melaksanakan ibadah Solat Subuh.Ya itu merupakan salah satu doaku, “Kalau
setelah Subuh ataupun waktu Subuh jangan tidur lagi karena kurang baik untuk
kesehatan” salah satu pesan Ibu yang selalu ku ingat.“Ayo Fi, kita tadarus
bareng?” ajakan
dari Mas Dayat kakakku.“Ya, Siap Mas” jawabku dengan tegas.Yang melaksanakan
tadarus bareng bukan hanya aku dan kakakku, melainkan seluruh anggota
keluarga.Rutinitas ini mulai rutin dijalankan, Alhamdulillah.Solat sudah,
Tadarus sudah, sekarang tinggal belajar, ya meskipun sebentar sebelum
mandi.Pagi ini aku belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu tentang Majas,
karena pelajaran Bahasa Indonesia adalah mata pelajaran pertama di kelas VIIIE
yaitu kelasku. Sesaat aku melihat jam dinding udah menyatakan pukul 05:45 yaitu
waktunya mandi dan persiapan berangkat sekolah. Mandi dan persiapan berangkat
sekolah sampai pukul 06:10, seperti biasa Ibu sudah mempersiapkan breakfast
untuk kami. “Sebelum berangkat sekolah, makan dulu..” ucap ibu kepadaku. “Nggeh Bu” Jawabku.
Sebelum berangkat sekolah tak lupa aku pamitan kepada Ibu dan
Bapak. Disaat aku standby di depan rumah guna menunggu bus, tiba-tiba ada
laki-laki bertubuh besar berisi, berambut agak keriting datang menghampiriku, dia datang dari arah timur.
“Selamat pagi Mas Bro, sudah belajar Bahasa Indonesia?” sapa
dan tanya ia kepadaku, Wah… iya itu adalah Julianto temen sekelasku. “Ya Pagi,
Alhamdulillah sudah, kamu sudah?” jawab dan tanyaku. “Weh… belum Fi, entar aku
minta bantuan ya kalo ditanya sama Bu Mualifah?”. “Hmmm… Oke Kawan” jawabku
dengan nada meremehkan.Aku dan Juli pun menunggu datangnya bus, tapi bus yang
kami tunggu-tunggu belum datang. Pada pukul 06:30 ada bus lewat, tapi ketika
kami stop bus itu tidak berhenti, yak arena busnya udah penuh dengan penumpang.
Ketika kami duduk-duduk menunggu Bu, dari arah timur terdengar suara kendaraan
seperti Bus, pada saat kami menuju pinggir jalan dan akan menyetop, Eh..
ternyata itu Trek bukan Bus. “Haduhh…” ucap Julianto.Wajar kami mengira itu
suara Bus, karena jalan sebelah timur tempat kami menunggu bus adalah tikungan
yang lumayan tajam. Jadi kami gak melihat apakah itu trek ataupun bus. Aku dan
Julianto adalah teman sejak kecil TK, SD, dan sekarang SMP, aku dengan juli
selalu satu sekolahan dan selalu satu kelas juga.Jadinya kami sangat akrab.Waktu
terus berjalan kami pun terus menunggu kedatangan bus. ‘Oh,, ya jul? bentar
lagi UAS dan setelah UAS study tour ya? Tanyaku ke Juli
“He.Eh Fi, perlu persiapan ya?” jawab Juli dengan suara
meyakinkan.Waktu kami ngobrol-ngobrol, lagi-lagi mendengar suara kendaraan
seperti bus, suaranya seperti lagi balapan.Seketika kami langsung menuju pinggir
jalan. Jam udah menunjukan pukul 06:50. Ternyata benar bus sedang balapan, kami
mencoba menyetop bus itu. Alhasil bus yang di depan berhenti, aku dan juli
langsung lari masuk ke dalam bus dan Bus sampai jalan depan sekolah pukul
07:00. Lagi-lagi kami harus berlari karena jarak jalan raya ke sekolah sekitar
100m.Alhamdulillah gerbang belum dikunci, tapi harus berlari lagi karena kelas
VIIIE kelasnya berada di paling belakang. Ketika kami berlari sampai depan
kelas VIIID ada Bu Mualifah sedang berjalan menuju kelas kami, dengan nafas
ngos-ngosan kmi berjaln dibelakang mengikuti Bu Mualifah. Jadi kayak ajudan,
hehh… Bu Mualifah masuk kami ikut masuk dan langsung menuju tempat duduk.
“Mantap yah Jul?, pagi-pagi gini kita udah kringetan”. “Iya Fi, mantap banget
pokoknya…” jawab Juli dengan nada kelelahan. Pelajaran dimulai seperti biasa
Fendy sang ketua kelas menyiapkan untuk berdoa. Di ruang kelas kapasitas tempat
duduk siswa 40 ini kami sehari-hari belajar. “Tet, Tet, Tet..!” bunyi bel
istirahat pun tiba tepat pukul 10:00. Aku, Juli, dan Diki menuju warung Bu
Misyoto, jajanan yang biasa kami beli yaitu Mendoan. Ketika kami nongkrong di
warung Bu Misyoto, tiba-tiba datanglah sesosok cewek cantik berambut panjang
dating ke warung Bu Misyoto.Seperti biasa aku senyam-senyum ketika melihat
cewek itu.Ya tak asing lagi, dia adalah Anis Triyani.Seperti biasanya pula dia
selalu berdua dengan widiyani kalo per kemana-mana karena anis dan Widi adalah
saudara sepupu.Sesekali aku memandangi wajahnya, ya meskipun aku tak tau, dia
tau atau enggak, atau pura-pura nggak tau kalo aku lagi memandangnya.Sebenarnya
aku suka ke dia yaitu berawal dari pandangan kedua ketika ku
melihatnya.Tepatnya pada waktu MOS kelas VII. Entah sampai kapan aku akan
memendam rasa ini. Bel berbunyi lagi menunjukkan waktunya masuk ke kelas lagi
Aku, Juli, Diki yang tadinya asyik di warung langsung bergegas menuju
kelas.Belajar dimulai lagi sampai pukul 13:00 dan setelah itu kami menuju musola
sekolahan untuk melaksanakan ibadah Solat Dzuhur dan pulang. Ketika Aku, juli,
diki berjalan menuju tempat menunggu bus , seperti biasa aku menunggu Anis
lewat yaitu boncengan sama widiyani pake motor dan lagi-lagi ku memandangnya.
Kami langsung menuju tempat penantian bus, dan akhirnya pada pukul 13:30 ada
bus, kami stop dan langsung OTW pulang ke rumah masing-masing.Seperti itulah
aktivitasku sehari-hari.Hari berganti hari UAS 2 pun tiba, aku berusaha
melakukan persiapan UAS sebaik mungkin karena tak ingin mengecewakan kedua
orang tua.Alhamdulillah aku pun mampu mengikuti UAS dengan baik dan ketika pengambilan
Rapor hasilnya pun cukup memuaskan dan aku naik ke kelas IX.Dan nanti malam
adalah waktu pemberangkatan Study Tour ke Yogyakarta.Waktu malamnya Bapak
mengantarku sampai sekolah.“Hati-hati ya Fi, jangan lupa berdoa dan Solat”
pesan Bapak.“Nggeh Pak” jawabku sambil bersalaman dengan menundukan
kepala.Sesampainya di Yogya aku dan teman-temanpun menikmati Tour ini.Seperti
biasanya lagi aku memandang Anis, ketika melihatnya kali ini dia tau kalau aku
memandangnya dan dia pun membalas dengan pandangan yang ditambah senyuman
manisnya.Sungguh hati ini berdebar.Seketika kami saling memandang, sungguh
saat-saat yang tak terlupakan. Setelah study tour selesai tak lupa kami membeli
oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan OTW ke SMP N 3 Gandrungmangu pukul 21:00
setelah di Yogya 2 hari.
Hari
berganti hari, hari berganti bulan aku dan teman-teman lewati di kelas IX ini,
lagi-lagi aku dan anis tidak sekelas, tetapi aku sekelas dengan Widiyani
saudara sepupu Anis. “Wid?, Anis itu saudaramu ya?” tanyaku kepada Widi.
“Iya Fi, ia saudara sepupu denganku, Hayooh kenapa
Fi?Tanya-tanya?” jawab Widi dengan disambung pertanyaan.
“Oh, seperti itu tha, okeh” jawab Widiyani dengan terus
mengerjakan tugas dari Bu Surati.Stiap melihat Anis aku hanya memandangnya dari
kejauhan, dan misalnya berada di dekatnya jantung ini berdetak cepat. “apakah
ini yang dinamakan cinta?” diriku bertanya-tanya dalam hati. Benar-benar terasa
singkat kami rasakan di kelas IX ini, mungkin karena hari-harinya padat diisi
dengan mengerjakan soal-soal latihan UN.Dengan berjalannya waktu pula Aku
selalu bertanya-tanya ataupun mencari informasi tentang Anis Triyani terutama
kepada widiyani. Hingga akhirnya Widiyani tau kalau aku suka Anis, tap aku
meminta Widiyani jangan mengatakan kepada Anis.
“Cie, Cie, Hayoo Lutfi ada apa dengan Widiyani? Kok sering
ngobrol berdua??” sahut dan pertanyaan Diki mendatangi Aku dengan Widi.
“Gak apa-apa Dik, Cuma lagi pengen ngobrol aja, iya kan
Widi?”
“Iya” Jawabku dengan Widiyani
“Oke, Semoga memang seperti itu” ucap Diki
“Yup” Jawabku
Setelah itu Aku pergi keluar bersama Diki.
“Tenang Dik, aku gak ada apa-apa dengan Widi, Widi kan Pujaan
Hatimu, mana mungkin aku merebutnya darimu”
“Terus kamu dan Widi ngobrol tentang apa Fi?”
“Aku dan Widi ngobrol tentang Anis, Aku suka sama Anis.”
“Oh iya-iya pantas aja kamu sering memandanginya, haha!”
“Heh, Iya” jawabku dengan merasa malu
Selanjutnya UTS, UAS, US pun aku dan teman-teman sudah
lewati. Ujian yang belum yaitu Ujian Praktek dan UN yang belum di lewati.Pada
Ujian Praktek mata pelajaran Kesenian Aku, Turatno, Fendy, Agus, dan Andri
membuat grup Band untuk mengisi ataupun penilaian Ujian Praktek.Posisiku di
Band “shimpony” ini sebagai Vocalis.Lagu yang aku nyanyikan pada Ujian Praktek
yaitu lagunya J-Rocks judul “Falling in Love”. “Kurasakanku jatuh cinta sejak
pertama berjumpa, senyumanmu yang elalu menghiasi hariku….” Dari atas panggung
sesekali aku melihat dan memandang anis dengan senyuman pada saat menyanyikan
lagu itu.Setelah UjiN Praktek selesai Aku meminta nomor HP Anis kepada
Widiyani. “Wid?, punya nomer HP Anis kan? Aku minta Ya?”.
“Oke, nih aku tulis di kertas”
“Makasih Ya Wid” percakapan aku dengan Widi
Aku berpikir kapan yah waktu yang tepat untuk mengatakan rasa
ini ke Anis”.Aku mulai memberanikan diri untuk SMS Anis, ya meskipun hanya
sapaan dan aku belum berani mencamtumkan namaku pada SMS itu.
Waktu UN pun datang, dan Alhamdulillah aku bisa menghadapi UN
dengan tenang.Aku selalu berdoa semoga hasil UN memuaskan.Satu setengah bulan
kami menunggu pengumuman, hasil UN pun datang.Sungguh berdebar hati
ini, Ibu bergegas ke sekolahku untuk mengambil amplop berisikan pengumuman
kelulusan. Dan Alhamdulillah meskipun nilainya tidak 100 semua, tapi hasilnya
cukup memuaskan. Pada saat itu langsung SMS ke temen-temen “Bagaimanahasil UN
mu saudaraku? Lulus kan?”. Temen-temen balas yang intinya Lulus semua. Tapi tak
seperti biasanya Anis tak balas SMS ku, ya nomor HP dia gak aktif. Tapi aku tau
dia Lulus, karena kata Pak Imam karyawan TU, siswa kelas IX SMP N 3
Gandrungmangu Lulus UN semua. Waktu pengambilan ijazah pun tiba, pada saat
pengambilan aku bertemu dengan Widiyani.
Aku : “Wid?
Dimana Anis?” kok gak bareng kamu?
Widi : “Dia
udah pulang Fi, tadi dia kesini paling awal”
Aku : “Loh,
Kok udah pulang?”
Widi : “Dia
pulang lebih awal karena mau pergi ke Bandung”
Aku : “Beneran
dia mau pergi ke Bandung? Mau ngapain?
Widi : “Iya Fi,
Serius, setauku dia mau kerja sama mbaknya disana”
Aku : “Oh,
padahal aku ingin mengatakan sesuatu padanya”
Widi : “Maaf ya
Fi, Aku gak bilang-bilang kalo Anis mau pergi”
Aku : “Iya
Wid, gak apa2, kamu punya nomor HP dia yang baru?”
Widi : “Enggak
Fi, Maaf ya”
Aku : “Iya,
gak apa-apa Wid”
Setelah kejadian itu Aku menyesal
kenapa Aku gak dari dulu-dulu bilang ke Anis kalo aku suka dia.
“Aku sangat berharap kau kembali
Anis Triyani”
Ya semoga kelak kita
dipertemukan, karena kalau jodoh tak akan kemana, dan semua akan indah tepat
pada waktunya.
Langganan:
Postingan (Atom)

